fbpx
Pasang iklan

Yusril Tantang Rizieq Syihab Bentuk Partai Politik

Gema, Jakarta – Imam besar FPI Rizieq Syihab mengeluarkan maklumat yang memerintahkan seluruh anggota FPI yang menjadi pengurus Partai Bulan Bintang (PBB) mengundurkan diri, termasuk yang mencalonkan menjadi caleg PBB.

Hal itu kemudian menuai reaksi dari Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra. Dia menantang Rizieq membentuk partai baru usai memerintahkan seluruh anggota FPI untuk mundur dari PBB.

“Kita lihat saja nanti, mampu tidak Habib Rizieq bikin partai, jangan hanya omong kosong saja,” kata Yusril dalam keterangan tertulis yang diterima Gema.id, Jumat, 1 Februari 2019.

Yusril menyayangkan sikap Rizieq yang berusaha mengintervensi internal partainya itu. Dia meminta sebaiknya Rizieq membentuk partai baru. Yusril tidak mempermasalahkan jika Rizieq mengintruksikan anggota FPI untuk mengundurkan diri dari pencalegan.

Yusril yakin dengan mundurnya anggota FPI dari PBB, tidak akan membawa pengaruh secara signifikan apalagi melemahkan partai.

“Kalau Habib Rizieq mau mendirikan partai perlawanan, silahkan saja bikin partai sendiri daripada mau mengobok-obok PBB dari dalam,” ucap Yusril.

Awalnya maklumat yang dikeluarkan oleh imam besar FPI itu merupakan bentuk kekecewaannya terhadap Ketua Umum PBB, Yusril. Menurutnya Yusril telah tidak sejalan dengan Ijtimak Ulama ke-2 dimana PBB diharuskan mendukung dan memenangkan paslon Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Sebelumnya Yusril telah menyatakan sikap resmi atas nama Partai besutannya itu untuk mendukung Joko Widodo dan Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 berdasarkan Rakornas partai yang diselenggarakan bersama kader.

Hal inilah yang melatarbelakangi Rizieq menilai Yusril telah keluar dari intruksi Ijtimak Ulama ke-2 yang memerintahkan mendukung partai islam dan memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres.

Yusril menegaskan PBB merupakan partai berdaulat yang tidak bisa didikte oleh siapapun, termasuk Rizieq. Dia meminta seluruh anggota FPI yang merupakan kader PBB untuk segera meninggalkan partainya itu, jika memang lebih mendengarkan maklumat Rizieq dibanding khittah perjuangan partai.

“PBB adalah partai yang berdaulat, tidak bisa didikte orang lain, termasuk Habib Rizieq. Saya menjawab tegas, saya minta semua anggota FPI yang menjadi pengurus dan caleg PBB agar keluar meninggalkan PBB,” pungkasnya.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)