fbpx
Pasang iklan

Tingginya Mahar Liga Inggris Disinyalir Buat Helmy Yahya Dipecat TVRI

Gema.id – Siapa yang bisa menyanggah bahwa Liga Inggris adalah tontonan wahid penikmat sepak bola di Indonesia. Liga yang penuh dengan pemain bintang dan sajian pertandingan antar-klub besar menjadi tontonan yang ditunggu hampir di setiap pekannya.

Namun tingginya peminat terhadap tayangan tersebut juga membuat harga sewa untuk menayangkan liga yang dihuni nama-nama klub beken seperti Manchesetr United, Liverpool, Arsenal, Chelsea dan Manchester City di tanah air juga butuh biaya yang tak murah.

Hampir setiap tahunnya biaya untuk menayangkan Liga Inggris terus mengalami peningkatan. Dikutip dari AP, hak siar Liga Inggris di seluruh dunia naik sebanyak 8 persen ke 9,2 milliar poundsterling atau setara Rp166 triliun untuk tiga tahun ke depan mulai 2019-2022.

Hal itu tak dipungkiri oleh Direktur Eksekutif Premier League Richard Masters yang menurutnya walau pendapatan hak siar domestik mengalami penurunan, hal tersebut berbading terbalik dari pendapatan dari hak siar luar Inggris yang terus mengalami peningkatan.

Total kenaikan 30 persen pendapatan dari luar negeri dari hak siar Liga Inggris untuk tiga musim ke depan. Liga yang diisi nama bintang seperti Mo Salah, Mesut Ozil, Sergio Aguero hingga Christian Pulisic mendapatkan jumlah pendapatan dari hak siar sebanyak 4,2 miliar poundsterling atau setara dengan Rp75 triliun dari perusahaan luar negeri.

Jumlah pendapatan ini naik dari jumlah hasil yang diperoleh di tahun sebelumnya yang hanya 3,1 miliar poundsterling atau setara Rp55 triliun.

Dua perusahaan lokal yang mendapatkan siaran langsung Liga Inggris adalah Sky Sports dan BT Sports. Sementara untuk hak siar Liga Inggris dipegang oleh Mola TV hingga tahun 2022. TVRI kemudian menjadi stasiun teve nasioanal yang menyiarkan Liga Inggris secara free-to-air setelah membeli hak siar dari Mola TV.    

Kini pembelian itu disebut-sebut berimbas pada pemecatan Helmy Yahya dari kursi Direktur TVRI oleh Dewan Pengawas TVRI.  Sebelum tayang di TVRI, MNC TV adalah teve lokal yang menayangkan langsung gemerlap Liga Inggris.

Surat Pemecata Helmy Yahya tertuang dalam Surat Dewan Pengawas bernomor 8/Dewas/TVRI/2020 tertanggal 16 Januari 2020.

Salah satu alasan yang tertuang dalam di balik keputusan pemecatan itu adalah menyoal pembelian tinggi hak siar langsung Liga Inggris.

“Saudara tidak menjawab atau memberi penjelasan mengenai pembelian program siaran berbiaya besar antara lain Liga Inggris dari pelaksanaan tertib administrasi anggaran TVRI,” demikian pernyataan poin pertama Dewan Pengawas TVRI.

Meski demikian tayang di TVRI hanya dua pertandingan yang ditayangkan pada setiap pekannya, masing-masing satu pertandingan di hari Sabtu dan Minggu. Bukan pula pertandingan Big Match yang kerap ditayangkan.  

Tak hanya itu sebelum memilih untuk membeli hak siar Liga Inggris, pada musim sebelumnya TVRI juga menayangkan pertandingan Piala Liga Inggris 2018/2019, dan juga Divisi Championship yang satu level di bawah Liga Inggris.

Bukan hanya keputusan membeli hak siar Liga Inggris yang memutuskan Dewan Pengawas melayangkan surat pemecatan, rebranding logo, beli program Discovery Logo, kerjasama dengan film China, hibah Kuis Siapa Berani, branding foto Helmy di berbagai kantor TVRI, karyawan belum dibayar hingg tidak tertib administrasi menjadi penyebab pemecatan Helmy Yahya.

Beri tanggapan