fbpx
Pasang iklan

Timses Jokowi Sebut Elektabilitas Prabowo Turun Karena Kasus Hoaks Ratna Serumpaet

GEMA, JAKARTA – Abdul Kadir Karding, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menduga menurunnya elektabilitas Prabowo Subianto di survei SMRC lantaran kasus hoaks Ratna Serumpaet. Timses Jokowi menyebut masyarakat Indonesia tidak suka kebohongan-kebohongan yang ditampilkan.

“Masyarakat kita yang pertama, masyarakat timur yang secara umum sangat tidak suka kalau cara-cara berbohong itu ditampilkan sebagai bagian dari pada kampanye,” ujar Karding kepada sejumlah wartawan, pada Senin, 8 Oktober 2018.

Mengenai hasil survei SMRC, menurut Karding itu merupakan hal yang wajar. Ia menilai, kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet membuat pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sulit untuk bertambah.

“Bisa jadi memang pendukung Pak Prabowo terutama yang keras dan loyal tidak berubah tetapi sulit untuk bertambah dengan kasus hoax Ratna Sarumpaet,” kata Karding.

Karding menyebut bahwa fakktor hoaks penganiayaan Ratna, membuat elektabilitas Prabowo di survei SMRC kalah jauh dibanding Jokowi. Pemberitaan hoax itu dianggap jadi sebab masyarakat yang tadinya belum menentukan pilihan (swing voters) bisa saja merapat mendukung Jokowi atau netral.

“Yang kedua karena pemberitaan ini begitu masif dan bisa jadi persepsi publik memang dinyatakan ini dilakukan oleh tim kampanye, diduga gitu. Maka bisa jadi berubah. Bisa jadi yang swing, yang ngambang gitu. Kemungkinan besar sangat kecil bergabung ke Pak Prabowo,” kata Karding.

Politikus PKB itu mengatakan kasus hoax Ratna tersebar hingga ke beberapa daerah-daerah. Karding mengungkap, setiap ia berkunjung ke suatu daerah dengan otomatis masyarakat di sana menanyakan kasus berita hoax Ratna kepadanya.

“Berita soal hoaks ini masif dan menjadi perbincangan sampai pada lapisan masyarakat bawah. Saya ke daerah-daerah itu yang dibahas yang ditanya itu menyangkut itu. Ya itulah akibat yang terjadi jika kita coba bermain-main seperti itu,” ujar Karding.

Sebelumnya, seperti diketahui, SMRC merilis survei elektabilitas dua calon presiden yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto. SMRC menunjukan Jokowi lebih unggul dari Prabowo dengan hasil survei Jokowi 60,2 persen, Prabowo 28,7 persen sedangkan yang tidak menjawab ada 11,1 persen.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)