fbpx
Pasang iklan

Thailand vs Indonesia: Ayo Move On Garuda!

Gema.id Menjelang laga timnas Indonesia vs timnas Thailand dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G. Pelatih Garuda, Simon McMenemy menuntut anak asuhnya agar melupakan kekalahan pahit atas Malaysia agar bisa fokus dalam menatap laga selanjutnya. 

“Besok adalah laga besar, tentu masih susah move on lawan Malaysia. Mungkin ada orang yang sedih dan sakit hati. Tetapi kami profesional,” ucap Simon di Stadion GBK saat sesi latihan, Senin (9/9/2019).

Partai menghadapi Thailand merupakan salah satu penentuan nasib timnas di kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022.

Sebuah tim akan dinilai kalau bangkit dari kekalahan dan membuktikan ini tim yang diharapkan penonton. Semua pemain ingin bangkit. Sedih saat kalah. Apalagi 20 menit terakhir . masih banyak yang perlu di tingkatkan. Mereka kini termotivasi dan tak sabar menghadapi laga besok,” tambahnya.

Baca Juga: Dipermalukan di Kandang Sendiri, Timnas Indonesia Butuh Evaluasi Besar-besaran

Meskipun Garuda masih berkubang dalam genangan kekalahan menyakitkan atas Harimau Malaya yang berujung hingga kericuhan yang melibatkan supporter, mantan pelatih Bhayangkara FC ini cukup optimis bisa mengalahkan kesebelasan Gajah Perang dan sudah mengantongi kekuatan lawan via Victor Igbonefo dan Yanto Basna yang punya pengalaman merumput di Liga Thailand.

“Saya tahu ada kekecewaan pribadi dari tiap pemain. Namun, semua tim bisa kalah, bisa kehilangan poin, tapi yang penting adalah respon setelah itu. Mungkin ada yang meragukan Timnas, tapi kami akan memberikan pembuktian. Para pemain siap berlari sampai mereka tidak bisa lagi berlari,” ucap Simon di lansir dari akun Instagram resmi @officialPSSI.

Seperti dilansir dari laman resmi PSSI, Simon mengaku tahu apa yang harus di akukan saat melawan Thailand besok.

“Mereka membantu [Igbonefo dan Basna], Irfan Bachdim juga. Soal mentalitas gaya permainannya juga. Mainnya mungkin tak beda tapi pelatihnya baru,” kata McMenemy, Ahad (8/9/2019) lalu.

Pelatih asal Skotlandia tidak memungkiri mengalahkan Thailand bukanlah sesuatu yang akan mudah dicapai anak asuhnya.

Tapi ia percaya timnya mampu menuai kemenangan karena lawannya tersebut masih belum terlalu padu sejak kedatangan juru formasi anyar Akira Nishino.

Thailand masih transisi dibawah pelatih baru seperti saat mereka melawan Vietnam, namun tetap berbahaya pemainnya sama masih ada Chanatip [Songkrasin]. Ada pula Supachok (Sarachat), kita tonton pertandingan dia bersama Buriram United,” ujarnya.

Pelatih yang berumur 41 tersebut mengatakan bahwa meskipun waktu recovery (pemulihan) sedikit, dirinya tetap menergetkan Garuda bisa menang atas kesebelasan Gajah Perang.

Meskipun di laga perdananya, Thailand hanya mampu bermain imbang dengan skor kacamata melawan Vietnam bukan berarti Thailand tak bisa membuat huru hara di GBK nanti.  

Dari 10 pertandingan terakhir, Indonesia kalah tujuh kali, dua kali menang, dan sekali menuai hasil imbang. Laga Indonesia vs Thailand saat ini disebut Simon sebagai kesempatan untuk mematahkan hasil buruk.

“Saya tekankan sekali lagi, saya sama sekali tidak terintimidasi dengan pemain Thailand. Saya tahu rekor kami tidak bagus dengan Thailand tapi saya siap untuk bermain besok dan sama seperti pertandingan melawan Malaysia, rekor yang ada itu memang untuk dipecahkan,”

ujar Simon.

Yang perlu di ketahui Thailand tetaplah Thailand yang merupakan raja di Asia tenggara. Kita tentunya tahu begaimana superiornya Gajah Perang tersebut dalam mendominasi Asia tenggara.

Level Thailand bukan level Asia tenggara lagi, berkali-kali mereka nyaris lolos Piala bukan tidak mengejutkan nantinya jika Thailand bisa maraup kemenangan di rumah kita sendiri (GBK).

*) Laga Thailand vs Indonesia akan di laksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Pukul 19:30 WIB, bisa di saksikan langsung melalui TVRI maupun Mola TV.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)