fbpx
Pasang iklan

Ternyata Keseringan Makan Tengah Malam Meningkatkan Risiko Terkena Kanker

Gema – Kanker termasuk penyakit yang cukup mematikan, namun kini sering terdengar. Kanker disebabkan karena tumbuhnya sel-sel yang tidak normal dan tidak terkendali di dalam tubuh. Sel ini bisa tumbuh dimana saja, baik itu kulit hingga otak. Sel kanker ini awalnya hanya tumbuh di organ tertentu namun jika tidak diberi penanganan yang tepat akan membuat sel tersebut menyebar ke jaringan tubuh yang lain.

Tumbuhnya sel kanker disebabkan karena banyak hal, salah satunya yaitu karena menerapkan gaya hidup yang kurang sehat. Gaya hidup yang kurang sehat berarti pola makan yang tidak teratur. Terdapat sebuah penelitian yang menemukan bahwa kebiasaan makan di larut malam bisa memicu tumbuhnya sel kanker. Mengapa? Berikut ulasannya.

Kebiasaan makan terlalu malam meningkatkan risiko penyakit kanker

International Journal of Cancer menerbitkan sebuah penelitian yang menemukan bahwa kebiasaan makan di waktu larut malam bisa membuat seseorang diserang penyakit kanker. Penelitian tersebut dilakukan dengan aktivitas pengamatan data dari 621 pria penderita kanker prostat dan 1.205 wanita penderita kanker payudara. Tak hanya itu, terdapat juga 872 pria dan 1.321 wanita yang tidak bekerja di waktu malam.

Para peserta mengisi kuesioner dan diwawancarai oleh peneliti terkait kebiasaan makan dan waktu tidurnya. Partisipan pun menjelaskan mengenai kebiasaan sarapan, makan siang dan makan malamnya. Ada juga yang punya kebiasaan ngemil di sore dan malam hari. Dari penelitian tersebut, menemukan bahwa makan sebelum lewat pukul 9 malam atay 2 jam seblum tidur berisiko lebih rendah diserang kanker payudara dan prostat dibandingkan orang yang memiliki kebiasaan makan pada waktu larut malam atau melewat pukul 10 malam.

Makan di waktu larut malam ini biasanya disebabkan karena kepadatan pekerjaan yang bisa membuat Anda lupa jam makan. Beberapa pekerjaan juga bisa memicu untuk makan pada larut malam seperti perawat, petugas keamanan dan pramugari. Pekerjaan tersebut membuat anda akan bekerja di larut malam. Karena itu, anda akan memiliki kebiasaan ngemil di malam hari terlebih jika ingin menghilangkan rasa kantuk.

Katie Ferraro yang berprofesi sebagai pakar gizi sekaligus dosen di University of California mengatakan bahwa orang yang kerja di malam hari akan bangun kesiangan hingga malas berolahraga. Karena itu, berat badannya akan meningkat. Peningkata berat badan ini juga meningkatkan risiko mmunculnya kanker.

Tak hanya berat badan yang meningkat, makan sebelum tidur bisa mengganggu waktu tidur karena ritme sirkadian yang terganggu. Ritme sirkadian ini merupakan jam biologis tubuh yang mengatur kadar dari hormon, metabolisme tubuh, siklus bangun dan tidur serta perkembangan sel di dalam tubuh. Tumbuhnya sel yang tidak normal inilah yang dapat meningkatkan risiko tumbuhnya sel kanker.

Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko kanker

Makan di waktu larut makan bukan satu-satunya penyebab dari tumbuhnya sel kanker. Kandungan gizi dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari juga memberi pengaruh terhadap peningkatan risiko kanker. Selain itu, masih banyak faktor yang lain. Berikut beberapa faktor lain yang dapat memicu tumbuhnya sel kanker.

  • Usia
  • Riwayat penyakit kanker dari anggota keluarga
  • Sering terkena paparan asap rokok
  • Sering terkena paparan sinar matahari
  • Obesitas
  • Kebiasaan merokok atau kecanduan alkohol

Itulah beberapa faktor yang menjadi pemicu tumbunya sel kanker. Untuk itu, anda perlu menerapkan gaya hidup yang sehat dan memperhatikan pola makan baik itu waktu makan dan menu makanan yang dikonsumsi. Jangan sering menunda jam makan.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)