fbpx
Pasang iklan

Soal Draf Koalisi Ulama Yusril, Sandi: Kita Fokusnya Ekonomi

GEMA, JAKARTA – Kandidat cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno menanggapipernyataan Ketum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra yang menyebut Prabowo Subianto tak merespon ‘draf aliansi’ dari para ulama. Sandi menyebut pihaknya hanya ingin fokus ke persoalan ekonomi.

“Kita fokusnya ekonomi. Kita sudah hentikan pembicaraan yang tidak memfokuskan ekonomi,” kata Sandi usai menghadiri deklarasi relawan PS19-NKRI di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Kamis, 8 November 2018.

Menurut Sandi berbicara masalah ekonomi Indonesia merupakan hal yang penting dibanding dengan lainnya. Menurutnya, saat ini banyak masyarakat yang mengeluh dengan keadaan perekonomian Indonesia.

“Karena yang dikeluhkan masyarakat adalah ekonomi dan kita lebih baik menghabiskan energi untuk berbicara diskursus di ekonomi,” imbuhnya.

Ketika disinggung soal kebenaran apakah draf aliansi itu pernah diajukan ke Prabowo. Sandiaga kemudian menyinggung hasil Ijtima Ulama II.

“Draf, kita udah tandatangan kok deklarasi politik, sudah kita tandatangani dan itu sudah kita umunkankan yang hasil Ijtima Ulama II,” ujar Sandi.

Draf aliansi tersebut disinggung Yusril soal koalisi pendukung Prabowo-Sandi. Draf aliansi dari ulama ini tidak direspon oleh Prabowo.

Sebelumnya, Yusril menyebut koalisi yang dibangun kubu Prabowo-Sandi tidak jelas formatnya. Yusril lalu bicara soal ‘draf aliansi’ dari ulama yang tak direspon Prabowo.

Ketum PBB itu lantas berbicara soal sarannya kepada Prabowo terkait polemik koalisi tersebut. Di sinilah Yusril mengungkit soal ‘draf aliansi’ yang dibahas bersama ulama bahkan dikirim ke Habib Rizieq Syihab. Namun, lanjut Yusril, draf tersebut tak pernah mendapat respons dari Prabowo.

“Saya berharap ketua koalisi Prabowo undang semua ketua partai koalisi bahas masalah ini agar semua peserta koalisi merasa nyaman bersama-sama berjuang dalam koalisi. Namun kalau ketua koalisi tidak pernah mau membahas masalah ini, saya menganggap ketua koalisi hanya mau enaknya sendiri, tanpa peduli dengan nasib peserta koalisi lainnya,” ungkap Yusril.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)