fbpx
Pasang iklan

Selama Masa Pilpres, Ma’ruf Amin Nonaktif di MUI

...

(Gema) Bakal calon wakil presiden, KH Ma’ruf Amin memutuskan nonaktif sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Keputusan nonaktif Ma’ruf diungkapkan oleh Ketua Umum MUI diambil murni karena ia ikut Pilpres 2019.

“Sejak ditetapkan sebagai cawapres oleh KPU, beliau sudah berketetapan nonaktif dari Ketua Umum. Sikap itu ditegaskan lagi oleh Kiai, tadi,” ungkap Waketum MUI Zainut Tauhid Sa’adi kepada awak media, pada Selasa, 28 Agustus 2018.

Menurut Zainut, keputusan Ma’ruf juga didasari pertimbangan agar posisi sebagi bakal cawapres Joko Widodo tidak menimbulkan pro-kontra di masyarakat, termasuk di internal MUI.

“Beliau ingin fokus mengerjakan amanat karena dipercaya sebagai cawapres Jokowi, sebagaimana fokusnya beliau mengabdi di MUI selama ini,” tambahnya.

Zainut mengatakan, dengan nonaktifnya Ma’ruf dari jabatan Ketum MUI, MUI akan dipimpin dua Waketum, diantaranya Yunahar Ilyas dan dirinya sendiri

“Jadi roda organisasi tetap berjalan normal seperti biasa, meski Ketum kita nonaktif,” tegas Zainut.

Sementara itu, Sekjen MUI Anwar Abbas mengapresiasi langkah nonaktif Ma’ruf dari MUI. Ma’ruf disebut Anwar memberi contoh nyata keteladanan.

“Sebenarnya tidak ada aturan organisasi yang mengharuskan beliau nonaktif selama masa pencalonan. Namun dengan kearifannya, beliau melakukan itu,” ujar Buya Anwar.

Sebelumnya Ma’ruf Amin telah melepas jabatannya sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sepulangnya menjalani ibadah haji di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga menyatakan memberikan dukungan penuh organisasinya kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Maruf Amin di pemilihan presiden 2019.

“Karena yang maju adalah Rais Aam, jadi harus di dukung sampai menang,” ujar Said saat ditemui di kantor PBNU, Jakarta pada Selasa, 14 Agustus 2018.

Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menjadi calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019. Hal tersebut diumumkan Jokowi di Restoran Plataran Menteng, Jakarta, Kamis, 9 Agustus 2018.

Beri tanggapan