fbpx
Pasang iklan

Sandiaga Uno Tolak Tudingan Bagi-Bagi Buku Prabowo Sebagai Money Politics

GEMA, JAKARTA – Sandiaga Uno, calon wakil presiden 2019 nomor urut 02 menolak jika pembagian buku yang dilakukan timnya saat calon presidennya, Prabowo Subianto, berada di Ponorogo, Jawa Timur, dikaitkan dengan politik uang atau money politics. Menurut Sandi, buku yang dibagikan adalah buku pesanan yang sudah dibayar.

“Jadi buku ‘Paradoks Indonesia’ itu sangat diminati karena itu merupakan potret, Pak Kwik (Kwik Kian Gie) sudah ngomong, itu potret yang sangat riil yang dirasakan masyarakat dan ditulis dengan bahasa yang renyah dan bahasa yang bisa dimengerti oleh masyarakat,” kata Sandi di Media Center Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis, 1 Oktober 2018.

Sandi menuturkan timnya telah mencatat siapa saja warga yang membeli buku tersebut. Oleh sebab itu, Sandi membantah bila ada yang mengatakan hal tersebut sebagai money politics.

“Nah, buku-buku itu biasanya ada yang beli, dipesan tiap kali kita datang, mereka memesan terlebih dahulu. Pada saat itu, buku tersebut kalau tidak dibagikan kepada yang sudah memesan, membeli, dan itu dicatat di sini oleh timnya Pak Prabowo. Jadi kita bukan pembagian yang di luar yang sudah ditetapkan kewenangannya oleh KPU,” jelas Sandi.

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin curiga terhadap aksi bagi-bagi buku Prabowo Subianto. Mereka mempertanyakan apakah ada money politics dalam acara bagi-bagi buku itu sehingga emak-emak ribut memperebutkannya.

“Mungkin perlu ditanyakan ke Bawaslu setempat apakah bagi-bagi buku itu bagian money politics,” kata Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat.

Sekjen PSI itu curiga kenapa bisa masyarakat Ponorogo saat itu berebutan mengambil buku yang diberikan tim Prabowo. Ia meminta Bawaslu menyelidiki hal itu.

“Saya nggak tahu sampai ibu-ibu rebutan, apakah ada, itu harus investigasi lebih lanjut, kenapa orang kok sampai rebutan seperti itu,” ujar Antoni.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)