fbpx
Pasang iklan

Real Madrid Buang Ronaldo, Hal Terburuk Dalam Sejarah Sepakbola

...

(Gema) – Entah ini kebodohan atau penyalahgunaan kepercayaan, Real Madrid sudah memutuskan untuk membuang Cristiano Ronaldo ke Juventus pada transfer musim panas kemarin. Oleh karena itu, pantas dianggap sebagai suatu keputusan yang terburuk yang pernah ada dalam sejarah sepakbola.

Los Blancos julukan Real Madrid kini tidak mempunyai penyelamat dari periode transisi ini. Kini semua sudah jelas, setengah musim sudah berlalu, tidak ada yang dibuktikan dari Real Madrid. Sementara CR7, sudah menikmati kehidupan barunya.

Pemain yang berusia 33 tahun itu dijual dengan harga sebesar €100 juta, memang harga itu tidak murah. Akan tetapi, dana sebanyak itu tidak akan bisa menutupi keterburukan saat ini. Jika musim kemarin berhasil unggul dari Barcelona dengan 17 poin, bagaimana dengan musim ini?

Seandainya Los Blancos dapatkan pengganti yang sepadan dengan CR7, mungkin perdebatan itu tidak muncul. Tapi masalahnya, Madrid tidak bisa dapatkan pengganti sang mega bintang itu. Tidak ada pemain yang di muka bumi ini bisa seperti dengannya. Bersamaan dengan kepergian Zinedine Zidane membuat Madrid makin layak dikatakan sebagai MALAPETAKA.

Yang tak kalah ironis lagi, Jersey No. 7 peninggalan CR7 digunakan oleh Diaz. isu mendatangkan Mbappe dan Neymar malah justru datangkan Mariano Diaz. Memang di awal musim, Madrid terlihat sangat demokratis mencetak gol dan mendatangkan start positif yang diinginkan Lopetegui sebagai coach anyar.

Strateginya nampak berjalan mulus. Namun, hal itu hanya berlangsung secara singkat. Tanpa pemain yang berjulukan mesin gol itu, Lopetegui seakan-akan tidak bisa lawan takdir itu. Kemampuan yang dimiliki CR7 dalam soal cetak gol belum ada yang bisa menyamainya. Orang bisa saja mengejek CR7 hanya bisa buat gol di laga mudah. Namun kini Madrid, laga mudah pun tak ada yang bisa cetak gol seperti sekonsisten Ronaldo.

Baik di La Liga dan Liga Champions, Los Blancos nampak turun drastis. Dia hanya bisa buat gol sebanyak 26 gol dari 18 partai. Sedangkan Barcelona bisa cetak gol sebanyak 50 gol dan berhasil sebagai pemuncak klasemen.

Yang lebih parah lagi, Madrid kini duduk di luar zona Liga Champions. Jadi, Jika tidak ingin absen di Liga Champions musim depan, Madrid harus punya skenario dengan menang 4 kali beruntun.

Sebuah bencana yang menimpa Real Madrid, semua ini tidak terbayangkan sebelumnya.

Beri tanggapan