fbpx
Pasang iklan

PKS Tidak Permasalahkan Ditolaknya Perubahan Visi Misi Prabowo-Sandi Oleh KPU

Gema, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanggapi penolakan KPU terhadap perubahan visi-misi kandidat capres nomor urut 02, Prabowo-Sandi. Menurut PKS, tidak masalah jika visi-misi yang telah direvisi itu ditolak, karena bisa disampaikan ketika di panggung debat atau ketika kampanye di hadapan publik.

“Jika tidak diterima KPU karena terkait aturan yang ada, bagi kami tidak masalah. Karena itu bisa disampaikan saat debat capres atau saat kampanye ke masyarakat,” ujar jubir Prabowo-Sandi, Suhud Alynudin dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 Januari 2019.

Suhud mengatakan yang disebut visi-misi ialah hal yang akan direalisasikan dalam kehidupan nyata. Bukan sekedar janji-janji manis di atas kertas.

“Menurut kami, visi-misi itu bukan sekadar janji di atas kertas, tapi harus bisa direalisasikan,” kata Suhud.

Suhud mengaku, perubahan visi-misi yang telah disetor ke KPU tidak banyak yang dirubah, namun hanya menambahkan perbaikan-perbaikan yang akan dilakukan oleh Prabowo-Sandi kepada masyarakat.

“Sebetulnya secara prinsip tidak banyak yang berubah. Intinya Pak Prabowo dan Bang Sandi ingin ada perbaikan pada 4 hal, setelah mendengar rakyat lebih dari 1.000 titik dan mendengar para tokoh dan ahli,” imbuhnya.

Suhud menegaskan timses Prabowo-Sandi mengubah visi-misi dan program dalam beberapa aspek, diantaranya adalah desain, aksi, dan diksi agar masyarakat memahami secara konkret pesan yang disampaikan Prabowo-Sandi.

“Pertama, ada editing dalam tata bahasa supaya mudah dipahami masyarakat. Kedua, ada tambahan-tambahan di aksi dan program supaya lebih detail. Ketiga, desain supaya lebih eye catching, supaya ada nilai estetikanya. Agar masyarakat bisa mendapatkan pesan yang lebih konkret,” pungkas Direktur Pencapresan PKS itu.

Sebelumnya diberitakan, KPU sudah tidak lagi menerima perbaikan visi-misi dari kandidat capres manapun, karena hal tersebut dilakukan saat melukakan pendaftaran capres-cawapres.

“Prinsipnya begini, visi-misi, program pasangan capres dan cawapres itu kan merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pendaftaran. Karena posisi regulasinya begitu, maka sudah tidak dimungkinkan lagi ada perubahan visi-misi, program dari pasangan capres dan cawapres,” kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)