fbpx
Pasang iklan

Perlu Anda Kenali, Ini Gejala Usus Buntu dari Gejala Ringan Hingga Berat

Gema – Sakit perut sepertinya menjadi masalah yang sering terjadi. Namun, masalah ini tidak dapat dianggap sepele. Rasa sakit yang muncul pada area perut bagian bisa menjadi pertanda bahwa anda mengalami usus buntu. Dalam dunia medis, penyakit usus buntu ini merupakan apendisitis. Kondisi tersebut bisa memicu terjadinya peradangan. Penyakit usus buntu perlu diberi penanganan yang tepat dengan bantuan tenaga medis. Jika penyakit ini dibiarkan begitu saja, bisa memicu terjadinya infeksi karena pecahnya usus buntu tersebut.

Untuk itu, anda perlu mengetahui gejala dari penyakit ini. Gejala yang paling sering dirasakan yaitu rasa nyeri pada area perut. Namun, bukan hanya nyeri pada perut saja tetapi masih banyak gejala yang lain. Berikut beberapa gejala dari usus buntu.

1. Sakit perut bagian kanan bawah

Gejala yang sering dirasa yaitu nyeri atau kram yang terjadi pada perut. Gejala ini bisa muncul karena terjaidnya peradangan atau pembengkakan pada usus. Kondisi tersebut yang memicu terjadinya iritasi pada lapisan dinding perut.

Area perut yang nyeri ini bisa berbeda-beda setiap penderitanya, bergantung kepada posisi usus buntu dan faktor usia. Namun dalam beberapa kasus, rasa nyeri ini muncul di area perut bagian tengah dan bisa berpindah ke area perut bagian bawah. Nyeri ini bisa saja semakin terasa ketika anda bergerak, batuk dan menarik napas yang dalam.

2. Mual, muntah, dan nafsu makan menurun

Usus buntu juga memberi gejala berupa rasa mual dan muntah. Kondisi tersebut bisa membuat nafsu makan menjadi menurun. Peradangan pada usus buntu dapat mengganggu saluran pencernaan dan saraf, karena memicu munculnya rasa mual dan ingin muntah.

3. Gangguan pencernaan

Usus buntu tentunya sangat berkaitan dengan masalah pencernaan. Penyakit ini memberi gejala pada gangguan pencernaan seperti diare atau sembelit. Pada beberapa orang juga bisa merasa kesulitan dalam buang angin. Jika kondisi ini terjadi berarti penyumbatan di usus sudah menyebar.

4. Demam ringan

Radang usus buntu juga bisa memicu terjadinya demam. Adanya reaksi dari sistem kekebalan tubuh ketika melawan serangan bakteri jahat. Suhu tubuh bisa mencapai 38 derajat Celcius.

5. Sering buang air kecil

Letak usus buntu ini yaitu di area bawah panggul, dimana posisinya berdekatan dengan kandung kemih. Karena itu, peradangan yang terjadi pada usus buntu bisa memberi pengaruh terhadap kandung kemih. Kandung kemih juga bisa meradang. Nah, kondisi tersebut yang membuat penderita kesulitan buang air kecil.

Usus buntu bisa pecah jika tidak mendapatkan pengobatan yang tepat

Itulah beberapa gejala dari usus buntu. Untuk itu, jika muncul gejala tersebut maka anda harus waspada dan segeralah periksakan ke dokter sebelum usus buntu pecah. Jika usus buntu pecah bisa mengancam nyawa yang berujung kematian. Ketika usus sudah infeksi, bakteri yang terdapat di dalam usus akan lebih cepat berkembang biak. Hal tersebutlah yang memicu terjadinya peradangan bahkan munculnya nanah. Nanah tersebut memiliki kandungan bakteri, sel darah putih yang mati dan jaringan. Infeksi tersebut bisa meningkatkan tekanan pada usus buntu. Aliran darah yang melewati dinding organ akan menurun, akibatnya darah pada jaringan usus akan berkurang. Jika kondisi seperti ini terus terjadi maka usus akan semakin menipis dan menjadi pecah.

Untuk itu, selalu perhatikan kondisi kesehatan anda. Semakin cepat penyakit usus buntu anda diketahui, maka akan semakin cepat ditangani dan terhindari risiko komplikasi.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)