fbpx
Pasang iklan

Perekonomian Indonesia Diprediksi Tetap Tumbuh Saat COVID-19 Menyerang Ekonomi Global

...

Gema.id — Pandemi COVID-19 benar-benar memukul ekonomi dunia, beberapa negara yang pada awal tahun 2020 memprediksi terjadinya pertumbuhan kini asumsi tersebut besar kemungkinan akan meleset.

Sejumlah negara yang tergabung dalam G-20 kini masuk ke jurang resesi. Hal tersebut dipaparkan oleh Lembaga Konsultan Economist Intellignce Unit (EIU) dengan memangkas prediksi negara-negara dunia akan mengalami kontraksi minus 2,2 persen yang mulanya masih diprediksi tumbuh hingga 2,3 persen sebelum pandemi ini.

“Hasilnya kurang menunjukkan harapan positif. Di antara negara-negara G20, semua akan mengalami resesi kecuali tiga negara,” tulis EIU pada keterangannya.

Di antara tiga negara yang disebutkan diperkirakan tidak masuk ke jurang resesi, Indonesia menjadi salah satunya. Ekonomi Indonesia tetap diprediksi tumbuh 1 persen, meski turun dari estimasi awal hingga 5,1 persen sebelum situsi seperti saat ini.

Hal tersebut juga diungkapka Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani yang mungkin memangkas pertumbuhan ekonomi di tahun 2020. Ekonomi Indonesia diperkirakan masih akan tumbuh 2,3 persen bila masalah pandemi segera teratasi. Namun jika tidak skenario berat akan dijalani dengan kontraksi minus 0,4 persen.

Selain menyebutkan nama Indonesia, EIU juga memperkirakan India dan China masih bisa mengalami pertumbuhan nanti. India masih bisa tumbuh 2,1 persen dari estimai 6 persen sebelumnya, sementara Cina tumbuh 1 persen dari kisaran 5,9 persen tanpa Corona.

Negara yang disebut-sebut akan sangat terpukul adalah Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan mengalami kontraksi 2,3 persen dari estimasi tanpa Corona 1,7 persen. EIU menilai AS kurang baik dalam penanganan Corona di samping harga minyak dunia yang anjlok karena Rusia dan Arab Saudi.

“Respon awal pemerintah terhadap Corona sangat buruk, membiarkan penyakit menyebar dengan cepat,” ungkap EIU.

Nagara-negara di Eropa juga akan mengalami pukulan yang sama bahkan diprediksi sangat terasa dengan resesi di kisaran 5,9 persen. Seperti Jerman dengan minus 6,8 persen, Prancis minus 5 persn dan Italia minus 7 persen.

Beri tanggapan