fbpx
Pasang iklan

Penamaan Ibukota Baru Indonesia


GEMA.ID – Rasa penasaran itu akhirnya terjawab. Senin 26 Agustus 2019, Presiden Jokowi secara resmi mengumumkan lokasi Ibukota barukKita. Sebagian Paser Utara dan Sebagian Kutai Kartanegara. Lokasi yang berada pada wilayah Provinsi Kaltim yang lebih dulu disampaikan dalam pidato kenegaraan Presiden, 16 Agustus 2019.

Sepersekian detik setelah diumumkan, beragam tanggapan pun menghiasi media sosial. Yang paling menonjol adalah tentang nama baru Ibukota Negara. Sampai detik ini, entah sudah berapa alternatif nama yang saya baca di media-media sosial. Dari yang paling serius sampai yang paling kocak. Dari yang paling elegan sampai yang paling biasa.

Sebagai konsultan Perencanaan Wilayah, sayapun tertarik memikirkan hal tersebut. Imajinasi saya mulai bekerja dan mendorong untuk membuka beberapa lembaran file serta menelusuri data dan informasi yang berhubungan dengan sejarah wilayah yang direncanakan, penamaan kota baru ataupun kota satelit serta referensi yang terkait.

Pada dasarnya tidak ada standar metodologi untuk penentuan nama ibukota, wilayah atau semacamnya. Tapi sangat penting untuk memperhatikan beberapa faktor yang dijadikan rujukan, sebagaimana yang telah dilakukan oleh berbagai negara yang pernah memindahkan Ibukotanya. Faktor-faktor tersebut antara lain:

  • Nilai-nilai luhur dan akar budaya bangsa
  • Latar belakang sejarah bangsa
  • Sejarah perjuangan kemerdekaan, serta
  • Cita-cita perjuangan bangsa.

Ibukota negara adalah simbol kedaulatan negara, simbol dan pusat pemerintahan. Growth center pembangunan nasional dan episentrum pergerakan sosial-ekonomi. Maka dengan demikian penentuan nama ibu kota negara, selain memperhatikan beberapa faktor di atas, juga diupayakan merefleksikan simbol-simbol kenegaraan yang melekat padanya.

Dari sekian alternatif nama yang muncul dalam pikiran saya, terdapat beberapa nama yang bersinggungan dengan pertimbangan diatas. Alternatif nama tersebut antara lain: #Martadipura, #Kertanegara, #Sukarta, #Endonesia dan #PaserKutai.

Oke, kita bahas satu persatu…

Martadipura

Nama ini merujuk pada sejarah panjang Kerajaan Kutai yang dikenal sebagai kerajaan pertama di bumi Nusantara. Diketahui, dari 7 prasasti yang tertulis diatas Yupa (Tugu batu) berbahasa Sansekerta dengan huruf Pallawa. Diperkirakan prasasti tersebut sejak 5 M (Sumber: Situs Resmi Kesultanan Kutai Kartanegara).

Dari 7 prasasti tersebut diketahui bahwa Raja Mulawarman memimpin kerajaan yang bernama Kutai Martadipura. Ia Merupakan putra dari Aswawarman dan cucu dari Kudungga. Berjaya dan berkuasa selama 11 Abad, Akhirnya Kerajaan ini berubah nama menjadi Kutai Kartanegara Ing Martadipura, setelah kalah dalam peperangan melawan Negeri Serumpun Kutai Kertanegara.

Jika nama ini yang digunakan maka Ibukota Baru kita punya akar dan alur sejarah yang jelas dan rakyat indonesia kembali akan mengenang sejarah panjang kerajaan tertua di Indonesia.

Kartanegara

Nama ini tidak asing lagi bagi kita. Selain merujuk pada sejarah Kerajaan Kutai Kartanegara yang sampai sekarang masih eksis sebagai wilayah kabupaten. Kartanegara juga identik dengan Kertanegara yang merupakan nama seorang raja yang sangat kuat, kharismatik dan bercita-cita sangat tinggi. Beliau adalah raja terakhir Kerajaan Singosari (1268-1292).

Dikutip dari situs resmi kesultanan, Kerajaan Kutai Kartanegara berdiri sejak awal Abad Ke-13, rajanya bernama Aji Batara Agung Dewa Sakti (1300-1325). Pada Abad ke-16, Kerajaan Kutai Kartanegara dibawah kepemimpinan Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa, berhasil menaklukan Kerajaan Kutai Martadipura.

Pada abad ke-17, kerajaan ini mulai menganut Agama Islam dan dipimpin oleh seorang sultan yang bernama Aji Muhammad Idris (1735-1778). Beliau merupakan menantu dari Kesultanan Wajo dari Sulawesi yaitu Sultan Lamaddukelleng. Bahkan diketahui bahwa Sultan idris meninggal di Wajo dalam upayanya membantu Kesultanan Wajo melawan VOC.

Nama ini jelas punya akar sejarah berdasarkan lokasi ibukota baru dan juga sejarah kerajaan di pulau Jawa serta Irisan kekerabatan dengan Kerajaan Bugis dari Sulawesi.

Endonesia

Dalam berbagai kesempatan, sering sekali kita mendengar pengucapan nama Negara dengan sebutan Endonesia. Tidak hanya lewat lagu oleh berbagai musisi, tapi dalam pidato-pidato resmi oleh para Pemimpin Republik ini juga mengucapkannya. Demikian juga dalam kehidupan sehari-hari. Indonesia penyebutannya berubah secara alami menjadi Endonesia.

Mengambil nama Ibukota baru dengan merujuk pada nama negara juga dilakukan oleh Brazil dengan nama Brazilia. Bahkan sangat banyak Ibukota Kabupaten dinegeri ini yang namanya sama dengan kabupatennya.

Kelebihan jika nama ini yang digunakan, Ibukota Negara secara otomatis melekat dihati Rakyat Indonesia. Mewakili semua kepentingan, golongan, suku dan Agama karena tidak merujuk pada entitas tertentu.

Sukarta

Nama ini merujuk pada 2 Tokoh paling berjasa dalam Sejarah Perjuangan dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Beliau adalah bapak Proklamator serta Presiden dan Wakil Presiden pertama Republik Indonesia. Sukarno – Hatta. Sukarta Merupakan Akronim dari Suarno-Hatta.

Amerika Serikat adalah salah satu negara yang memberi penghargaan pada pahlawan kemerdekaan dan Presiden Pertamanya yakni J. Washington menjadi nama Ibukota baru Negaranya. Di Indonesia sendiri, Nama-Nama pahlawan sudah diabadikan menjadi nama universitas, jalan, bandara, stadion serta beberapa sarana dan prasarana publik lainnya.

Sukarta jelas punya akar sejarah penting di negeri ini. Nama Sukarta juga identik dengan nama Ibukota Jakarta. Dan beberapa nama kota dan kabupaten di Pulau Jawa berakhiran dengan Karta.

PaserKutai

Pilhan nama ini cukup ringan dan tidak bertele-tele. Mengakomodir dua Kabupaten yang jadi wilayah baru Daerah Khusus Ibukota yakni Paser Utara dan Kutai Kertanegara.

Dalam sejarahnya, Paser dan Kutai merupakan dua Kerajaan besar di tanah Borneo. Dan sampai sekarang masih eksis sebagai nama Kabupaten, sebutan untuk wilayah otonom tingkat II di sistem pemerintahan Republik Indonesia.

Jika diabadikan menjadi nama Ibukota, tentu juga punya akar sejarah yang jelas dan sesuai dengan lokasi yang sudah direncanakan.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)