fbpx
Pasang iklan

Pasca Kalahkan Man City, Jose Mourinho Yakin Liverpool Sulit Dibendung Musim Ini

Gema.id – Liverpool meraup sukses ganda usai menenggelamkan Manchester City di Anfield, Ahad (10/11/2019). Selain kemenangan dua gol tanpa balas, mereka kini semakin menjauh dari kejaran The Citizen, selisih delapan poin sebelum jeda Internasional membuat armada Liverpool dipredikis akan mengakhiri puasa gelar mereka.

Gol-gol dari Fabinho, Mohammed Salah dan Sadio Mane menjadi pembeda pada laga tersebut yang hanya dibalas sebiji gol dari Bernardo Silva. Kemenangan ini tak hanya soal selisih poin yang menjauh, Liverpool juga mempertahankan capaian mereka yang belum sama sekali tersentuh kekalahan sejauh Liga Inggris 2019/2020 bergulir dari 12 laga yang telah dijalani (11W,1D, 0L).

Jalan Liverpool untuk mengakhiri penantian panjang mereka menggondol tropi Liga Inggris—sebelum berganti format–untuk pertama kalinya diyakini oleh Jose Morinho mantan pelatih yang pernah sukses mengantarakan Chelsea juara Liga Inggris sebanyak tiga kali yang kini menjadi pandit di Sky Sports.

“[Mereka] City mampu memenangkan tujuh, delapan, sembilan berturut-berturut, tetapi saya tidak bisa melihat bagaimana Liverpool bisa kehilangan keunggulan sembilan poin dari mereka,” kata Jose Mourinho di Sky Sports.

View this post on Instagram

8️⃣ points!

A post shared by Premier League (@premierleague) on

Meski peluang besar untuk juara kian terbuka lebar, namun di musim lalu Liverpool sebelumya pernah berselisih lebih jauh lagi, yakni 10 poin pada Liga Inggris musim 2018/2019 lalu hingga pekan ke-26, namun performa inkonsistensi membuat mereka terkejar dari Manchester City lalu di penghujung cerita tropi bukannya berlabuh ke Anfield namun mendarat ke markas The Citizen.

Jurgen Klopp sendiri tidak ingin sesumbar peluang juara mereka musim ini, pasca pertandingan seru menghadapi City, pria asal Jerman tersebut lebih memilih mengomentari permainan anak asuhnya dalam meladeni sepak bola menyerang Pep Guardiola.

“Kami mengendalikan permainan selama 70 menit,” puji Klopp pada timnya.

Sementara Pep Guardiola, meski terlihat kecewa dengan beberapa keputusan sang pengadil yang memimpin pertandingan penting ini. Pep amat kecewa dengan keputusan wasit sebelum terjadinya gol dari Fabinho. Pasalnya, sebelum terjadi gol serangan balik yang dilancarkan Liverpool bermula dari kemelut yang terjadi di depan gawang Liverpool dan terlihat Arnold menyentuh bola dengan tangannya di kotak terlarang

Terlepas dari insiden itu, Pep memuji penampilan pasukannya yang tetap bermain sesuai filosofi sepakbolanya, seperti yang mereka lakukan saat juara di dua musim terakhir.

“Kami menunjukkan mengapa kami juara,” kata Pep Guardiola usai pertandingan.

Beri tanggapan