fbpx
Pasang iklan

Muncul Kontroversi, UEFA Percaya Kinerja VAR Sudah Benar

(Gema) – VAR (Video Assistant Referee) memunculkan kontroversi sebab pada laga babak 16 besar Liga Champions antara Real Madrid vs Ajax, Kamis (14/2/2019) kemarin. Akan tetapi, buat federasi tertinggi Eropa, UEFA, kinerja VAR itu sudah layak diacungi dua jempol.

Kinerja VAR dimulai pada pertandingan yang mempertemukan PSG melawan Manchester United, Rabu (13/2/2019). Laga itu sendiri, pun juga pertandingan antara AS Roma melawan Porto yang digelar di hari yang sama dan berjalan dengan mulus.

Akan tetapi di hari berikutnya, VAR telah memicu reaksi negatif dari beberapa kalangan. Karena Real Madrid yang merupakan klub raksasa Spanyol, dianggap diberi keuntungan oleh VAR itu yang menyebabkan Ajax Amsterdam terkalahkan oleh Los Blancos.

Kontroversi terjadi usai Nicolas Tagliafico mencetak gol pada babak pertama dan dianulir kembali oleh wasit. Usai melihat tanyangan ulang VAR, dia anggap bahwa Nicolas berada pada perangkap offside beserta dengan Dusan Tadic dan pemain lainnya.

Tetapi banyak publik menganggap keputusan yang diambil wasit itu salah, karena dalam tanyangan ulang keduanya berada dalam tempat yang sah yang artinya tidak offside. Sebab itulah yang menjadi bahan pembicaraan publik sampai akhirnya ada istilah Video Assist Real Madrid terucapkan.

UEFA yang diwakili oleh kepala petugas wasit Roberto Rosseti, menurutnya tak ada yang salah oleh kinerja VAR. Terlebih lagi, dia yakin bahwa teknologi itu telah memberikan kinerja yang sangat bagus.

“Saya sangat senang dengan bagaimana VAR diimplementasikan. Teknologi itu bekerja dengan sempurna, dan tim wasit bekerja pada level yang sangat tinggi. Itu menunjukkan hasil kerja keras yang telah kami lakukan,” kata Rosseti.

Kemudian, Rosseti yakin bahwa wasit pada laga itu telah mengambil keputusan yang benar. Rosseti anggap Tagliafico beserta Dusan memang berada pada posisi offside dan menghalangi penjaga gawang, Los Merengues, Thibaut Courtois.

“Seperti yang kami katakan setelah pertandingan di media sosial UEFA, wasit mengidentifikasi bahwa pemain Ajax berada di posisi offside dan mengganggu kiper, menghalanginya untuk bermain atau bisa bermain dengan bola – saat sundulan dilakukan,” ujarnya.

“Ini sudah sejalan dengan protokol VAR dan pembatalan gol sudah benar, serta pemberian tendangan bebas tak langsung untuk offside itu,” ungkapnya.

Laga itu berakhir dengan skor 2-1 buat Los Blancos. Gol itu diciptakan oleh Benzema dan Marco Asensio. Sementara Ajax hanya bisa mencetak satu gol melalui kaki Hakim Ziyech.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)