fbpx
Pasang iklan

Mulai Dari Menjemur Mayat Sampai Bermain Jailangkung, Berikut 4 Ritual Magis Masyarakat Toraja yang Cocok untuk Bucket List Wisata Religi Kamu

...

Toraja memang terkenal dengan  adat istiadat dan ritual magis yang masih dipegang erat oleh masyarakatnya. Selain upacara pemakaman atau Rambu Solo’ yang fenomenal, Toraja juga memiliki beberapa ritual tradisional yang memiliki daya tarik tersendiri.

Meski sedikit menyeramkan, bisa menjadi salah satu alternatif untuk kamu masukkan ke bucket listmu . Yuk intip ulasannya berikut ini:

#1 Ma’nene’

Ritual ma’ nene’ adalah tradisi mengganti pakaian dan ‘menjemur’ jenazah leluhur sebelum dikuburkan kembali. Tidak hanya sekedar membersihkan mayat, ritual ini merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur atau kerabat yang telah meninggal.

Walaupun tidak semua masyarakat toraja menjalankan tradisi ini, ritual ma’nene’ atau lebih sering disebut sebagai ritual merawat mayat masih sering dijumpai di Toraja Utara terutama di wilayah pedesaan.

zonasatunews.com

#2 Massuru’

Tradisi massuru’ biasa disebut dengan ‘jailangkung’nya Toraja, dapat ditemui di kecamatan  Sangalla, Tana Toraja.

Seperti halnya permainan jailangkung yang biasa kita lihat di film-film, tradisi ini merupakan ritual untuk berkomunikasi dengan para leluhur atau ‘dewa’ yang dipercaya dapat memberikan kesembuhan bagi seseorang yang menderita penyakit tidak wajar atau terkena karma akibat kesalahan di masa lalu.

Kesembuhan hanya dapat diperoleh jika si penderita mau mengakui dan bertobat kepada ‘dewa’ atau para leluhur.  Massuru’ dapat dilaksanakan setiap waktu sesuai kebutuhan.

#3 Manta’da

Manta’da dalam bahasa toraja berarti meminta. Tradisi ini ditujukan untuk memberi makan arwah dan memohon rejeki kepada para leluhur.

Manta’da dilaksanakan sekali setahun sehabis panen dan dilaksanakan tepat di depan kuburan batu atau liang keluarga. Ritual ini sangat unik karena untuk memberi makan arwah membutuhkan 4 jenis beras yakni beras merah, beras hitam, beras putih, dan beras kuning, serta beberapa persyaratan unik lainnya.

Sayangnya ritual ini tidak dilaksanakan oleh semua masyarakat Toraja sehingga hanya dapat ditemui di beberapa desa di kecamatan Sangalla, Tana Toraja.

Manta’da Masyarakat Sangalla, desa Tumbang Datu @PaulTandiayu

#4 Mangrara Banua

Mangrara Banua lebih luas dikenal sebagai pemberkatan rumah adat Toraja atau Tongkonan.

Tongkonan adalah rumah kayu yang dikenal dengan bentuknya yang unik tepatnya berbentuk perahu yang melambangkan perjalanan nenek moyang Toraja yang dipercaya berasal dari Cina.

Upacara mangrara banua dimeriahakan oleh tari-tarian khas Toraja sebagai ungkapan syukur kepada leluhur, yang dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban seperti babi dan kerbau sebagai upacara puncak   dan diakhiri dengan bersama masyarakat sekitar.

photo by @beatrixpotter883

Nah, itu dia 4 ritual magis masyarakat Toraja yang sarat akan nilai budaya tapi juga menyeramkan. Berani memasukkannya ke bucket listmu?

Beri tanggapan