fbpx
Pasang iklan

Kenaikan Cukai dan Harga Rokok Semakin Memberatkan Petani dan Industri Tembakau

Gema.id – Pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan cukai rokok sebesar 23% dan Harga Jual Eceran (HJE) sebesar 25% setelah melakukan pengkajian pada industri yang bersangkutan, namun keputasan tersebut menuai kritikan dari beberapa pihak, di antara mereka yang bersentuhan langsung dan bergelut sektor industri tembakau.

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementrian Perindustran, Supriadi menilai kenaikan ini justru sebaliknya akan mengurangi pendapatan negara.

“Golongan industri rokok kecil yang akan kesulitan menyesuaikan, akibatnya terjadi pengurangan tenaga kerja. Apabila industri terus menurun, nanti dampaknya juga akan ke petani,” ungkap Supriadi pada keterangan pers yang diterima Gema.id.

Apalagi mengingat tembakau yang selama ini menjadi sumber pendapatan negara tidak mendapat fasilitas pengembangan dari negara.

“Rokok adalah industri andalan dan tidak ada yang dapat menggantikan industri rokok dalam hal penerimaan cukai, penyerapan tenaga kerja, dan lain sebagainya. Sebab, industri hasil tembakau adalah industri berbasis lokal,” tegas Supriadi.

Sementara itu Wakil Ketua Umum PBNU, Maksum Mahfoedz menilai jika kenaikan ini terimplementasi maka pihak yang terdzolimi adalah petani dan buruh tembakau.

“Jika ada pihak-pihak yang terdzalimi akibat cukai tembakau, maka mereka tidak lain adalah petani dan buruh tembakau yanh notabene masyarakat kecil,” ungkap Maksum.

Adapun Henry Najoan Ketua Umum Perkumpulan Gabungan Pabrik Rokok Indonesia (GAPRI) kenaikan tarif cukai 25% dan kenaikan harga yang rata-rata menyentuh 35% semakin memberatkan industri hasil tembakau.

“Selama ini, informasi yang kami terima tentang rencana kenaikan cukai pada kisaran 10 persen, angka yang untuk kami, meskipun berat,” kata Henry.

Di menambahkan kebijakan ini dapat membuat industri hasil tembakau harus menyetor cukai kira-kira sebesar Rp185 triliun, belum termasuk pengenaan pajak rokok sebesar 10 persen dan PPN dari harga jual eceran sebesar 9,1 persen.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)