fbpx
Pasang iklan

Liga Champions 2018, Presiden Juventus Desak UEFA Segera Terapkan VAR

(Gema) – Setelah sukses digunakan dalam beberapa turnamen FIFA, ternyata kemunculan teknologi Video Assistant Refree (VAR) disambut baik oleh sejumlah klub besar Eropa. Melalui Asosiasi Klub Eropa (ECA) yang dipimpin oleh presiden Juventus, Andrea Agnelli, meminta kepada presiden UEFA untuk segera menerapkan VAR dalam kompetisi khususnya di ajang Liga Champions dan Liga Europa musim ini.

Hal itu ia sampaikan melalui pidato pertemuan ECA pada Selasa (11/9/18) kemarin. Menurutnya, penggunaan VAR di kancah Eropa hanya tinggal menunggu waktu.

“Saya sudah berbicara dengan Presiden UEFA, Aleksandar Ceferin tentang hal ini, dia memahami posisi kami dan mengatakan kepada kami bahwa VAR akan dilaksanakan,” ujar Andrea Agnelli dikutip dari Football Italia.

“Tetapi UEFA terdiri dari 53 federasi dan persiapan yang matang diperlukan sebelum mereka dapat menerapkannya,” tambahnya,” sambungnya.

Meski demikian, Andrea Agnelli tetap menghormati keputusan UEFA sebagai kompetisi sepak bola antarklub tahunan yang akan memberikan pelatihan kepada para wasit terlebih dahulu, sehingga mereka dapat mempertahankan standar yang ditetapkan oleh liga yang telah menggunakan VAR.

“Kami sangat berharap, musim depan hal ini sudah bisa terwujud dan kami semua tengah bekerja menuju ke arah sana,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Presiden Juventus itu.

Liga Champions 2018, Presiden Juventus Desak UEFA Segera Terapkan VAR
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin – Suarabola.com

UEFA Sempat Menolak

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin sendiri sempat menolak kompetisi UEFA menggunakan VAR musim ini seperti yang didesak banyak klub terutama presiden Juventus. Hal itu disampaikan oleh Caferin sebelum undian grup Liga Champions digelar beberapa waktu lalu. Menurut pria asal Slovenia tersebut, masih banyak ketidakjelasan dari VAR yang perlu diluruskan.

“Siapa yang memutuskan untuk menggunakan VAR? Wasit video atau wasit utama? Apa, sih, sebenarnya yang wasit lihat dan apa pula yang tak bisa mereka lihat?” ujarnya.

Para pecinta sepak bola benua biru nampaknya akan dimanjakan dengan wacana UEFA yang ingin membuat kompetisi ketiga setelah UCL & Europa. Rencananya kompetisi yang belum diberi nama ini baru akan dimulai pada tahun 2021 dengan 96 peserta.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)