fbpx
Pasang iklan

Kubu Prabowo-Sandi Dirikan Pos Pertempuran di Solo, PSI: Narasi yang Tak Damai

GEMA – Tim Prabowo-Sandi mendirikan ‘pos pertempuran’ di Solo, Jawa Tengah, Sekjen PSI, Raja Juli Antoni memberikan komentarnya. Dia menyebut penamaan ‘pos pertempuran’ sebagai narasi yang tak damai.

“Nama posko itu sendiri agak mengerikan. Disebut sebagai ‘pos pertempuran’. Ini adalah narasi perang, narasi yang tidak damai. Padahal sebenarnya demokrasi adalah kompetisi sehat, kompetisi damai,” kata Antoni usai menghadiri Festival 11 di gedung Jatim Expo Jalan A Yani, Surabaya, pada Selasa, 11 Desember 2018.

Antoni juga mengaku heran dengan kubu Probowo-Sandi yang selalu dipenuhi dengan rasa permusuhan. Bahkan sebelum mendirikan ‘pos pertempuran’, Antoni mencatat bermunculan istilah-istilah yang penuh dengan konotasi peperangan dari kubu tersebut.

“Saya nggak tahu narasi buruk dan penuh permusuhan ini selalu muncul di kubu Pak Prabowo. Sebelumnya juga ada Pak Amin menyebut Armageddon, lalu Perang Baratayuda di muktamar Pemuda Muhammadiyah. Sebelumnya malah disebut Perang Badar,” paparnya.

Antoni pun berharap agar narasi dan pilihan kata perang seperti itu dihindari saja. Ini karena menurutnya pemilu adalah proses dari narasi yang damai untuk memilih pelayan bagi rakyat.

“Jadi nggak perlu ada perang, ada posko-posko semacam itu. Kalau dipindah ke Jawa Tengah kami sambut dengan baik,” ujarnya.

Dikabarkan sebelumnya, Tim pemenangan Prabowo-Sandi mendirikan markas di Solo. Empat posko yang disebut juga sebagai pos pertempuran akan aktif mulai Januari 2019.

Ketua badan pemenangan daerah (BPD) Prabowo-Sandi Jawa Tengah, Abdul Wachid mengatakan pada Januari mendatang, tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akan pindah ke Solo dan mulai aktif. Dengan adanya posko di Solo, suara paslon nomor urut 02 itu akan meningkat di Jawa Tengah khususnya Solo raya.

Terkait target suara, Wachid menjelaskan harapannya bisa melebihi 45 persen di Jawa Tengah setelah bermarkas di Solo. Namun ia juga menjelaskan tidak menutup kemungkinan Prabowo-Sandi menang di Jawa Tengah.

“Target kami setelah evaluasi beberapa survei ya, kan masih 38 persen, ya kita harapannya 45 persen sampai 47 persen. Namun tidak menutup kemungkinan jika Allah meridhoi kita menang,” jelas Wachid.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)