fbpx
Pasang iklan

KPU Minta Masyarakat Cerdas Menilai Pelanggaran Peserta Pemilu 2019

GEMA, JAKARTA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, mengatakan pelanggaran yang dilakukan peserta pemilihan terhadap deklarasi kampanye damai akan dinilai oleh publik.

“Patuhilah semua (poin deklarasi) biar masyarakat menilai semua sudah sepakat damai. Kalau ada yang tidak damai, ya silakan masyarakat merespon itu,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018.

Selain itu Arief menekankan deklarasi kampanye damai tidak memuat sanksi bagi para pelanggarnya. Sanksi hanya akan diterapkan kepada peserta pemilu yang terbukti melanggar regulasi.

“Ukuran sanksi itu bukan karena sudah deklarasi, tapi karena ada regulasi yang dilanggar. Apakah kalau tidak tandatangan deklarasi kampanye damai lalu boleh melanggar, kan tidak juga,” kata Arief.

Arief juga mengatakan KPU belum bisa berkomentar atas hoaks yang sempat membuat heboh karena viral di media sosial. Namun terkait hoaks, secara umum Arief mengatakan banyak hal yang harus dipastikan terlebih dulu.

“Pastikan dulu memang ada hoaks yang disebar atau tidak, penyebarnya siapa, lalu dia termasuk yang menyebar atau tidak. Banyak hal yang harus dicek dulu,” ujar Arief.

Teranyar kabar bahwa Direktorat Bidang Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf Amin mengadukan kubu Prabowo – Sandiaga ke Bawaslu atas tuduhan melanggar deklarasi kampanye damai yang sudah disepakati semua peserta pemilu.

Karena diduga Prabowo bersama sejumlah anggota badan pemenangannya disebut melakukan kampanye hitam dengan ikut menyebarkan hoaks yang dibuat oleh mantan juru kampanyenya Ratna Sarumpaet.

Sebelumnya KPU menggelar deklarasi pemilu damai di kawasan Monas, Jakarta, pada Minggu, 23 September 2018. Acara ini dihadiri oleh para peserta pemilu 2019, baik pemimpin partai politik maupun kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden pemilu 2019, Joko Widodo atau Jokowi dan Ma’ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Setelah acara pembukaan, para peserta pemilu 2019 berjalan bersama mengitari kawasan monas, termasuk pasangan Jokowi – Ma’ruf dan Prabowo – Sandiaga. Jalan bersama yang diikuti oleh pasangan calon presiden ini memicu kehebohan warga masyarakat yang kebetulan sedang beraktivitas di kawasan Monas.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)