fbpx
Pasang iklan

Kenali Penyebab Berubahnya Warna Gusi Anda, Apakah Berbahaya?

Gema – Gusi sangat penting terhadap mulut seseorang, gusi ini termasuk jaringan kokoh dan umumnya berwarna merah muda. Warna merah muda tersebut berasal dari banyaknya pembuluh darah yang kecil dan rapat. Gusi merupakan pembungkus tulang rahang atas dan bawah. Gusi menempel pada bagian bawah gigi sehingga sesuatu yang terjadi pada gigi akan berdampak pada gusi.

Gusi yang sehat dapat dilihat dari warnanya. Normalnya, gusi berwarna merah muda. Jika warna gusi anda berubah menjadi pucat, hal tersebut menunjukkan bahwa terjadi masalah pada kesehatan anda. Hal ini perlu diperhatikan. Berikut beberapa masalah yang menyebabkan gusi menjadi pucat.

1. Anemia

Anemia merupakan kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah. Sel darah merah tersebut yang mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh. Jika satu organ dalam tubuh kekurangan darah yang beroksigen maka warnanya akan pucat, salah satunya yaitu gusi. Gusi yang memucat menandakan anda sedang mengalami anemia.

Anemia ini terjadi karena kurangnya zat besi, vitamin B12 dan folat di dalam tubuh. Selain itu, anemia juga disebabkan karena masalah kesehatan seperti gangguan hati, pendarahan yang berlebihan, kelainan genetik dan hipotiroidisme. Sebaiknya periksakan kondisi kesehatan anda ke dokter.

2. Leukoplakia

Leukoplakia merupakan bercak putih yang muncul di bagian mulut, salah satunya yaitu di gusi. Bintik putih inilah yang membuat gusi menjadi pucat. Bahkan, leukoplakia dapat bergabung dengan bercak merah. Ketika bergabung maka akan sulit hilang.

Secara medis belum diketahui penyebab pastinya, namun ada beberapa faktor yang memicu munculnya bercak ini yaitu mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol, merokok dan juga tidak memperhatikan kebersihan mulut. Sebenarnya bintik ini tidak berbahaya, namun jika bintik yang muncul berwarna merah dan putih maka hal tersebut merupakan tanda-tanda dari kanker. Untuk itu, hal ini perlu diperhatikan. Jika anda melihat perubahan warna dari gusi atau area sekitar mulut, maka segeralah periksakan ke dokter.

3. Menopause

Menopause merupakan kondisi dimana tubuh mengalami peningkatan perubahan hormon. Perubahan hormon  ini biasanya menyebabkan aliran darah menurun dan berdampak pada gusi. Gusi akan tampak pucat dan kering. Hal ini akan memicu terjadinya infeksi . Infeksi tersebut dalam dunia medis disebut menopause gingivostomatitis.

Umumnya, kondisi ini diatasi dengan melakukan terapi hormon. Selain itu juga bisa diatasi dengan mengoleskan salep antijamur.

4. Lichen planus oral

Lichen planus oral ini merupakan kondisi yang kronis. Masalah yang satu ini menyerang di area mulut dan berupa benang putih yang berkembang di area membran lendir gusi. Biasanya untuk mengetahui apakah anda menderita masalah ini, dokter akan melakukan tindakan biopsi. Biopsi merupakan cara yang dilakukan dengan mengambil sedikit jaringan dari area yang diserang. Lichen planus oral bisa saja menyebabkan terjadinya luka terbuka.

Sampai sekarang belum ada pengobatan khusus untuk mengatasi lichen planus oral. Namun bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup yang sehat. Pola hidup yang sehat yaitu dengan mengonsumsi makanan yang sehat, menjaga kebersihan tubuh termasuk mulut, berolahraga secara rutin dan menghindari kebiasan buruk seperti merokok.

5. Kekurangan vitamin K

Vitamin K termasuk ke dalam jenis vitamin yang berperan dalam proses pembekuan darah. Jika di dalam tubuh kurang asupan vitamin K, maka menyebakan pendarahan yang tidak bisa dikendalikan serta memicu terjadinya anemia yang ditandai dengan gusi yang memucat.

Itulah beberapa masalah yang mungkin terjadi akibat gusi yang memucat. Tubuh selalu memberi pertanda mengenai kondisi kesehatan yang sedang terjadi. Untuk itu, perhatikanlah hal sekecil apapun yang terjadi dari tubuh anda.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)