fbpx
Pasang iklan

Fakta dan Data Mengenai Gempa dan Tusnami Sulawesi Tengah

(Gema – Poso) Gempa sebesar 7,4 SR mengguncang Kabuoaten Donggala, Sulawesi Tengah, salin itu gempa juga melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah dengan magnitude sebesar 5,9 SR. Gempa tersebut memicu terjadinya tsunami.

Berikut ini beberapa fakta dan data mengenia gempa yang melanda Donggala.

#1. Bergeraknya Sesar Palu-Koro.

Terdapat sebuah patahan di Teluk Palu hingga Lembah Koro yang dikenal dengan nama sesar Palu-Koro. Sesar ini merupakan sesar aktif yang melwati Telik Bone, Poso, Toraja dan Palu.

Pergerakan sesar ini memicu gemap sebesar 7,4 SR di donggala dengan bentuk gerakan Slike Slip atau gerakan mendatar.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Palu-Koro,” jelas Muhammad Sadly selaku Deputi Bidang Geofisika BMKG, Jum’at (28/9/2018)

#2. Tidak Dipicu Gempa Sebelumnya.

Gempa yang terjadi di Donggala sebesar 7,4 SR pada pukul 17.02 bukanlah bukanlah gempa susulan yang terjadi pada pukul 14.00 WIB sebesar 6,0 SR.

“Tapi gempa bermagnitudo 6 itu bisa memicu terjadinya gempa 7,4 Magnitudo karena pusat gempanya berdekatan, tapi masih perlu kami kaji lagi,” jelas Dwikorita di kantor BMKG Yogyakarta, Jum’at (28/9/2018).

#3. Memicu Tsunami di Palu.

Gempa yang menerjang Donggala dengan kekuatan 7,4 SR memicu terjadinya tsunami di Kota Palu, ibu Kota Sulawesi Tengah. Ketinggian air mencapai 3 meter.

“tinggi tsunami yang terjadi di Palu sekitar 3 meter,” jelas Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala BNPB melalui akun twitter-nya, Jum’at (28/9/2018).

Tsunami terjadi 20 menit setelah gempa melanda Kota Palu sebesar 6,0 SR. Dampaknya beberapa rumah di Palu hancur. Kerugian dna korban jiwa Tsunami tersebut belum bisa didata.

#4. Terasa sampai Pulau Kalimantan

BMKG menjelaskan jika gempa yang terjadi di Palu dan Donggala  III SIG BMKG, Gorontalo dan Poso II SIG BMKG, Majene dan Soroako II SIG BMKG, Kendari, Kolaka, Konawe Utara, Bone, dan Sengkang II SIG BMKG, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara II SIG BMKG, Makassar, Gowa, dan Toraja I SIG BMKG.

Skala intensitas yang dirasakan bervariasi mulai dari 1,0 sampai 5,0 SR. Skala 5,0 sudah menimbulkan kerusakan parah.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)