fbpx
Pasang iklan

Dua Kali Menang Pilpres, SBY Siap Membagi Strategi Kemenangannya

(Gema – Jakarta) Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua umum Partai Demokrat siap membagi keberhasilannya memenangkan pemilihan presiden dua periode untuk pemenangan pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan Sandiga Uno. SBY memenangkan Pemilu 2004 dan Pemilu 2009.

“Saya yakin bahwa pengalaman bapak SBY dua kali memenangkan Pilpres dua akan siap dan senang jika dimintai pandangan dan nasihatnya terhadap langkah bagi Prabowo-Sandi,” kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan dalam pesan singkatnya, Minggu, 12 Agustus 2018.

Sebelumnya Hinca juga mengatakan, SBY juga akan turut terlibat dalam tim sukses serta pembentukan visi misi untuk pasangan calon Prabowo-Sandi. Menurut Hinca, posisi SBY akan menyerupai pelatih bagi kandidat Prabowo – Sandiaga Uno dan tim suksesnya untuk pemenangan pasangan tersebut. Hal ini juga akan mendukung tekad Partai Demokrat mengerahkan seluruh kekuatan.

Sedangkan, untuk tim sukses, Hinca melanjutkan masih dalam pembahasan. Dia membantah jika SBY telah ditunjuk sebagai ketua tim sukses Prabowo-Sandiaga.

“Struktur dan siapa yang akan mengawaki Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga belum dibentuk, jadi tidak benar jika pak SBY telah ditunjuk sebagai ketua tim sukses,” ujarnya.

Sebelumnya dikabarkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan dua putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas masuk ke dalam tim sukses pemenangan pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Keterlibatan SBY dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan.

“Terlibat, pak SBY akan terlibat dalam tim sukses penyusunan visi misi”ujarnya.

Dikabarkan SBY juga akan berperan sebagai pelatih untuk Prabowo – Sandi dan tim suksesnya. Hal ini juga akan mendukung tekad Partai Demokrat untuk mengerahkan seluruh kekuatan. Demokrat akan menurunkan seluruh kader dalam pertarung ulang antara Jokowi dan Prabowo dalam Pilpres 2019.

Partai Demokrat memutuskan untuk bergabung berkoalisi dengan Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebelumnya Partai Demokrat tidak hadir saat deklarasi Prabowo-Sandiaga menjadi pasangan capres di kediaman Prabowo, di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Kamis, 9 Agustus 2018.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)