fbpx
Pasang iklan

Datangi Ponpes Assodiqiyah Semarang Didampingi Mantan Gubernur Jateng, ini Kata Prabowo

GEMA, JAKARTA – Prabowo Subianto, calon Presiden nomor urut 02 berkunjung ke Pondok Pesantren Assodiqiyah, Sawah Besar, Kota Semarang. Terlihat, Prabowo didampingi mantan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo. Dalam kesempatan tersebut Prabowo menyampaikan alasan di balik cocoknya dia dengan Bibit. 

“Saya didampingi Letnan Jenderal Purnawirawan Bibit Waluyo mantan gubernur, Mantan Panglima Kostrad, Mantan pangdam IV Diponegoro. Ini tentara tulen. Saya cocok dengan beliau karena sama-sama serdadu tulen” kata Prabowo dalam sambutannya di hadapan para pengurus ponpes, pada Senin, 29 Oktober 2018.

Kedatangan Prabowo dan rombongan disambut para pengurus pondok pesantren kemudian dikalungi kain seperti selendang kecil. Pertemuan tertutup pun dimulai. Suara sambutan Prabowo sempat diperdengarkan lewat speaker di luar ruangan sebelum akhirnya dimatikan.

Dalam kesempatan itu pula, Prabowo mengatakan bahwa kedatangannya ke pondok pesantren ini dalam rangka kula nuwun. Kedatangannya ini, kata Prabowo juga menjadi bagian dari rangkaian dari kunjungannya dari ujung Banyuwangi, Jawa Timur kemudian kini dia mulai menyusuri Jawa Tengah.

“Dalam rangka sebetulnya kula nuwun. Bangsa kita bangsa timur kalau mau masuk daerah kita adatnya datang ke sesepuh dan tokoh-tokoh. Kami sudah kunjungi dari ujung Banyuwangi, susuri pelan-pelan di Jateng dari Rembang Lasem, Demak, Pekalongan, Tegal. Tadi pagi di Kaliwungu Kendal,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu pula, Prabowo di hadapan para pengurus pondok pesantren, Prabowo bicara bahwa sistem yang ada saat ini membuat bangsa Indonesia menjadi gagal. Dan itulah alasan ia sehingga kembali maju menjadi Capres di Pemilu 2019.

Sebelum Prabowo tiba, Ketua Yayasan Assodiqiyah, M Shidqon Prabowo sempat menjelaskan tentang kedatangan capres di ponpesnya siang ini. Dia menegaskan akan menerima siapapun tamu yang akan datang. Sedangkan siswa-siswa yang menyambut dengan merupakan kebiasaan menghormati tamu, menurutnya tidak ada unsur politis.

“Pesantren ini terbuka untuk siapapun yang akan datang. Anak-anak menyambut hanya untuk menghormati tamu yang datang,” kata Shidqon kepada wartawan.

Shidqon menjelaskan kedatangan Prabowo ke tempatnya untuk silaturahmi. Di lokasi pesantren pun tidak terdapat atribut partai. Namun memang di jalan akses ke pesantren berjajar bendera Partai Gerindra.

“Kedatangan beliau untuk sekedar silaturahmi” ujar Shidqon.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)