fbpx
Pasang iklan

Daftar Caleg Eks Koruptor Akan Diumumkan di Website KPU

GEMA, JAKARTA – Komisioner KPU, Hasyim Asyari mengatakan KPU akan mengumumkan daftar calon anggota legislatif (caleg) mantan napi korupsi yang mengikuti kontestasi Pemilu 2019. Nantinya nama-nama tersebut, menurut Hasyim akan diumumkan di website resmi KPU.

“Akan diumumkan di website KPU,” ujar Komisioner KPU, Hasyim Asyari, di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, pada Jumat, 9 November 2018.

Hasyim mengatakan pengumuman nama-nama tersebut dapat dikutip oleh siapa saja. Hasyim juga mengatakan pihak yang tidak setuju dengan caleg eks napi korupsi dapat mengkampanyekan dari data yang ditampilkan.

“Paling tidak di website KPU ditayangkan terus, dan nanti bisa dikutip oleh siapapun, karena menjadi pengumuman KPU Di websitenya KPU. Karena kan situs resmi KPU. Yang tidak setuju (caleg eks koruptor) bisa mengambil bahan itu, untuk mengkampanyekan orang itu. Tapi bukan tugas KPU untuk mengampanyekan itu,” imbuhnya.

Hasyim menambahkan, nantinya data yang akan ditampilkan yaitu terkait nama, daerah pemilihan (Dapil) hingga asal partai. Kendati, hasyim mengatakan pihaknya masih membahas waktu pengumuman tersebut.

“Siapa saja namanya, lembaga perwakilan apa, DPD kah, DPR kah, provinisi, kabupaten/kota, dapilnya mana dan partainya. Secepatnya (diumumkan), (waktunya) masih dibahas. Kalau penayangannya ya terus, artinya sepanjang tidak diturunkan masih ada,” tuturnya.

KPU akan bekerja sama dengan KPK terkait pengumuman napi ini. Hal tersebut terkait data resmi bahwa yang bersangkutan benar eks napi korupsi.

“Datanya, data bahwa yang bersangkutan mantan napi koruptor,” kata Hasyim.

Sebelumnya, Bawaslu RI kembali menerima gugatan caleg DPD eks napi korupsi. Dengan demikian, KPU telah mencatat sudah ada 7 caleg DPD eks napi korupsi yang masuk Daftar Calon Tetap (DCT).

“Ya (caleg eks napi korupsi masuk DCT) jumlahnya bertambah. Iya jadi 7,” ujar Komisioner KPU Ilham Saputra di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, pada Jumat, 12 Oktober 2018.

Dikabarkan sebelumnya, jumlah eks napi korupsi caleg DPD berjumlah 2 orang. Jumlah tersebut bertambah setelah Bawaslu memutuskan 5 gugatan eks napi korupsi.

Beri tanggapan