fbpx
Pasang iklan

Bukan Kondisi yang Biasa, Ini Hal yang Menyebabkan Pipi menjadi Kemerahan

Gema – Banyak orang menganggap pipi merah menunjukkan kesehatan yang baik dan membuat wajah terlihat lebih segar. Karena itu, kini banyak yang beredar kosmetik yanh dapat digunakan untuk mendapat penampilan seperti itu. Namun, pipi yang kemerahan merupakan pertanda terhadap kondisi kesehatan.  
Pipi merah terjadi sebagai akibat melebarnya pembuluh darah disekitar  permukaan kulit. Dalam banyak kasus, tubuh akan bereaksi seperti ini karena mencoba untuk menghangatkan kulit dalam kondisi dingin.

Namun, pipi merah kadang-kadang menandakan suatu kondisi yang lebih parah. Hal ini penting bagi seseorang untuk tahu kemungkinan penyebab dari pipi merah dan gejala lain yang mungkin terjadi.

Berikut beberapa hal yang menyebabkan pipi menjadi kemerahan.

1. Jerawat
Jerawat adalah kondisi kulit yang paling umum. Jerawat adalah hasil dari pori-pori kulit yang tersumbat, dan hal ini dapat menyebabkan kemerahan di daerah yang ditumbuhi, termasuk pipi.

Ketika kulit memiliki banyak sel-sel kulit mati, sel-sel ini biasanya naik ke permukaan kulit dan membentuk jerawat. Sebum, minyak berlebih yang membuat kulit terhidrasi, juga dapat memicu munculnya jerawat. Sel-sel kulit mati dan sebum dapat terikat dan terjebak dalam pori-pori.

Jerawat dapat muncul ketika pori-pori tersumbat dan dihinggapi bakteri. Bakteri dapat menyebabkan kulit tampak merah dan bengkak.


2. Rosacea
Rosacea adalah gangguan umum dan sering tidak dikenaku. 

Rosacea biasanya menyebabkan reaksi memerah pada wajah seseorang dan benjolan kecil, merah yang menyerupai jerawat. Kebanyakan orang menganggap ini kondisi yang lain. 

Orang dengan rosacea sering melaporkan bahwa kondisi seperti itu membuat mereka malu dan keinginan untuk menghindari acara-acara sosial. Menurut survei terkait Rosacea, lebih dari 90 persen orang dengan rosacea memiliki tingkat yang rendah.  

Lantas, apa yang harus dilakukan?
Rosacea tidak dapat disembuhkan dan akan terus bertambah buruk tanpa pengobatan. 

Orang yang memiliki rosacea harus menghubungi dokter atau dokter kulit untuk membahas tanda-tanda peringatan dan mulai pengobatan sesegera mungkin.

3. Reaksi terhadap makanan
Makanan pedas atau panas dapat menyebabkan kulit wajah menjadi merah.

Senyawa dalam makanan ini dapat memicu sistem saraf pusat, yang menyebabkan pembuluh darah di kulit membesar karena terasa panas. Reaksi yang sama juga dapat menyebabkan terbentuknya keringat.

Panas cabai dan makanan pada suhu tinggi, seperti sup, dapat memicu wajah memerah.

Karena itu, batasi penggunaan rempah-rempah yang rasanya pedas ke dalam makanan dan biarkan makanan dingin sebelum di makan.

4. Obat
Seseorang dapat mengalami perubahan warna kulit wajah setelah minum obat.
Obat-obatan tertentu dapat memicu kemerahan pada wajah. Gejala ini adalah sering karena histamin, bahan kimia yang bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh melepaskan reaksi obat. Beberapa contoh termasuk:

– opioid, seperti morfin
– niasin
– amyl nitrit dan nitrit butil
– kalsium-channel blockers
– sildenafil sitrat
– triamcinolone lisan
– Rifampisin

Dalam kasus lain, seseorang dapat memilih untuk tidak mengonsumsi obat yang menyebabkan wajah memerah. Sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum berhenti mengonsumsi obat apapun. 

5. Hot flashes
Hot flashes sering terjadi ketika orang transisi ke menopause. Lampu kilat yang panas adalah sensasi panas yang dapat berlangsung dari 30 detik hingga 10 menit. Selama lampu kilat yang panas terkena wajah mungkin wajah akan menjadi kemerahan.  

Dokter masih belum mengetahublebih jelas apa yang menyebabkan hot flashes. Namun, mereka percaya bahwa estrogen berperan dalam mempengaruhi suhu panas tubuh . Otak tahu bahwa tubuh terlalu panas, sehingga memicu reaksi keringat reaksi.  Hormon estrogen menurun selama menopause.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)