fbpx
Pasang iklan

BPJS Tidak Lagi Tanggung 2 Obat Kanker Usus

(Gema – Jakarta) – Badan penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kini tidak lagi menanggung obat kanker usus Cetuximab dan Bedaciumad, namun menurut Menkes Nila F Moeloek, BPJS tetap mencari obat alternatif lain.

Keputusan ini juga mempertimbangkan hasil evaluasi dari Health Technology Assesment atau HTA mengenai efektivitas penggunaan obat.

“BJPS juga harus mepertimbangkan efektivitas, termasuk obat. Obat yang juga harus efektif, kita gak main beli dan ngasih begitu saja. Sekarang sudah ada namanya HTA yang akan menilai betul atau tidak obat tersebut dibutuhkan. Atau ada pengganti lain yang lebih murah,” jelas Menkes di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, (senin (25/2/2019)

Baca Juga : 7 Jenis Makanan Rumahan yang dapat Mencegah Kanker

Menteri Nila juga menjelaskan jika pemerintah tetap memberikan obat alternatif lain terkait solusi daro penghentian obat tersebut. Nila juga menegaskan jika pemberian obat tersebut tetap melalui kajian dari para ahli.

“Jadi obat untuk kanker yang diberikan adalah obat dasar. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup. Namun dilihat dari dari cost-nya, nanti akan dibicarakan semuanya. Nanti kalau sudah dapet, sudah dalam, yang kita juga tidak berarti harus langsung memberhentikan, nggak,” ucapnya.

Baca Juga : Tidur Berlebih bisa Picu Kanker

Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan BPS Kesehatan, Budi Muhammad Arif Menjelaskan sebelumnya jika pemberhentian obat kanker jenis Bevacizumab dan Cetuximab ini tidak berarti pemerintah akan lepas tangan mengenai masalah obat kanker usus, namun pemerintah akan tetap melakukan pemberian obat lain selain dua obat tersebut.

“Tentu saja ada beberapa. Jadi bukan berarti dengan berlakunya ketentuan baru atas obat ini membuat pasien JKN tidak akan mendapatkan obat lagi,” Jelas Budi, Kamis (21/2/2019) yang lalu.

Selain itu obat subtitusi dari dua jenis obat tersebut sudah terdapat dalam formulir nasional yakni irinotekan, kapesitabin, dan oksaliplatin. Obat-obat tersebut adalah obat jenis injeksi

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)