fbpx
Pasang iklan

Berkunjung ke Indonesia, Maria Ozawa Marah Saat Diperiksa Imigrasi Merasa Dijebak

(Gema – Jakarta) – Belum lama ini mantan artis panas asal Jepang, Maria Ozawa berkunjung ke Indonesia. Akan tetapi kunjungannya saat ini ke Bali justru mendapatkan insiden yang tak mengenakkan.

Hal tersebut Maria ungkapkan lewat akun Instagram pribadinya. Dimana pada saat itu, Maria didatangi oleh petugas Imigrasi ketika menghadiri acara pesta ulang tahun sahabatnya, Barbie Nouva. Petugas tersebut meminta wanita yang kerap disapa dengan nama Miyabi ini menunjukkan paspor miliknya.

“I was attending a birthday party of my good friend Barbie Nouva and as the party was ending , two guys suddenly came up to me and said they wr ppl from the immigration and needed to see my passport and as cheesy as it sounded I had no choice but to show it to them,” kata Maria Ozawa seperti yang dikutip dari akun Instagram pribadinya, pada hari Rabu (7/11/2018).

Oleh karena itu, akhirnya Maria menunjukkan paspor miliknya kepada petugas. Akan tetapi, tiba-tiba saja paspornya tersebut dibawa oleh petugas imigrasi tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Karena hal tersebut akhirnya Maria marah. Maria secara spontan panik dan dengan segera menuju ke kantor imigrasi untuk mengambil kembali paspornya serta meminta penjelasan mengenai kejadian tersebut.

“The next second they just ran off w/o saying anything with my passport …!!!
WE ALL PANICKED called up some people..Canceled the party and went straight to the immigration office,” lanjut Maria Ozawa.

Setelah dikonfirmasi kepada petugas imigrasi, petugas tersebut mengungkapkan bahwa mereka mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar kalau Miyabi tengah berada di Indonesia untuk urusan pekerjaan. Mengetahui hal tersebut, Maria membantahnya karena tujuan dirinya datang ke Indonesia hanya sekedar untuk liburan semata.

Maria dan petugas imigrasi tersebut diketahui sempat berdebat panjang, hingga akhirnya petugas imigrasi mengeluarkan sebuah dokumen dan meminta Maria untuk menandatanganinya. Setelah semua urusan selesa, tiba-tiba saja petugas kembali memanggil Maria dan mengajaknya untuk berselfie bersama.

“And after talking about NONSENSE for 2hrs in the office , they printed out some papers for me to sign.. gave me back my passport, told me over and over how FAMOUS I am in Indonesia and as I was walking out from the office, they asked me to take a selfie with them… Like what!?Seriously?” tuturnya lagi.

Karena hal tersebut, Maria merasa bahwa dirinya tengah dipermainkan serta dijebak oleh pihak petugas imigrasi dengan cara mengarang sebuah cerita hingga akhirnya dapat berfoto bersama.

“So did the immigration people make up stories and snoop around, gathered Information, track me down take my passport (knowing I will come get it) JUST TO TAKE A SELFIE WITH ME!?This is so wrong in so many way,” tutup Maria kemudian.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)