fbpx
Pasang iklan

Berkomitmen Jaga Lingkungan, JAPFA Kucurkan 350M untuk Bangun Budi Daya Ikan Nila di Sumatera

Suri Tani Pemuka, jaringan korporsai JAPFA (PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk) telah membuat keramba jaring apung sejak 2012 dengan tujuan pembudidayaan ikan nila.

Produksi kolam jaring apung di kawasan Danau Toba, Sumatra Utara ini telah di ekspor ke Amerika Serikat dan Eropa sejak tahun 2013.

Baca juga: Peluang Usaha Budidaya Ikan Nila

“Meski belum mendominasi pasar di kedua tujuan ekspor tersebut, filet ikan nila asal Sumatera ini diakui rasa dan mutunya”, pungkas Head of Government Relations PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Fitri Nursanti di Medan, Senin (14/5/2018).

“Rasa dan mutu yang diakui itu merupakan dampak positif dari pengelolaan budidaya ikan yang ramah lingkingan dan lingkungan air yang baik”, tegas Fitri.

Selain untuk kepentingan ekspor, proyek berkelanjutan ini dinilai dapat mempertegas peran PT JAPFA terkait isu ramah lingkungan.

350 Miliar untuk Budi daya ikan nila

Ditenagai 1.800 karyawan, hingga 2018 PT Suri Tani Pemuka telah menggelontorkan sekitar 350 miliar

Andi Trapsilo, Government Relations Manager JAPFA

Trapsilo menjelaskan bahwa; dana investasi itu dikucurkan untuk membangun pabrik hatchery di Tanah Jawa, keramba jaring apung di Danau Toba, dan pabrik processing di Janggir Leto Simalungun.

“Untuk menargetkan pemberdayaan UMKM, praktik pembudi dayaan lokal, dan pemanfaatan produk sampingan ikan nila, kami telah melakukan sosialisasi praktik budi daya ikan sejak 2016″

Lanjut Andi Trapsilo

Ijin Operasi Untuk 3 Lokasi

Menurut Andi, kehadiran JAPFA di wilayah ini karena pada periode 2010-2011 diminta oleh pihak Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk berinvestasi. Tindak lanjut dari permintaan PEMKAB Simalungun tersebut berupa ijin operasi di 3 lokasi sekitar Danau Toba untuk pembuatan keramba jaring apung.

“Sekarang baru beroperasi di satu lokasi, keseluruhan titiknya adalah Tambun Raya, Sipolha, dan Tigaras di Danau Toba” ucapnya.

Di akhir tahun 2018, ikan nila yang di ekspor seberat 4.000 ton dari Danau Toba ke Eropa dan Amerika Serikat senilai USD 12 juta. Kami telah menentukan target untuk 2019, ikan yang diekspor harus mencapai 10.000 ton atau senilai USD 25 juta.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)