fbpx
Pasang iklan

Begal yang Tebas Tangan Korbanya Hingga Putus Di Makassar Akhirnya Tertangkap

(Gema – Makassar) Satuan Tim Jatanras Polertabes Makassar berhasil menangkap dua pelaku begal disertai dengan kekerasan di Jl. Datuk Ribandang Makassar.

Korban bernama Imran (19) tahun seorang mahasiswa harus buntung setelah mencoba mempertahankan Handphone ketika dibegal, Pelaku merampas Handphone korban dengan menebaskan parang ke tangan korban hingga akhirnya putus.

Selain pelaku begal yang memutuskan tangan korban, Tim Jatanras juga mengamankan tiga orang begal lain di tempat yang berbeda pada Rabu (28/11/2018)

Korban saat ditemui wartawan Tribun – Tribunnews.com

Begal Berkomplot

Diketahui keduanya pelaku yakni Firman alias Emmang (22) yang berkasi dengan menebas tangan korban hingga putus bekerja sama dengan Aco alias Penkong (21) sebagai joki atau pengendara motor.

Aksi yang dilakukan pada minggu malam berakibat pada putusnya tangan korban dan harus menjalani perawatan insentif di Rumah Sakit Awal Bross, Makassar.

Tiga begal tersangka lain yang diamankan bersamaan dengan penangkapan tersangka begal jl. Datuk Ri Bandang adalah Enal (19) pemilik parang, Fataullah alias Ulla (18) pemilik sepeda motor dan Irman (37) penadah ponsel curian yang berhasil dirampas dari korban.

Kombes Polisi Wahyu Ariwbowo, Kepala Polertabes Makassar, mengatakan dalam keterangan bahwa penangkapan ini berhasil dilakukan berdasarkan data-data yang didapatkan dari penyelidikan awal. Keterangan tersebut disampaikan pada saat konferensi pers di Kantor Polisi Resort Kota Besar Makassar, Kamis (29/11/2018).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Aco alias Pengkong merupakan otak dibalik aksi pembegalan ini.

” Pelaku Aco adalah otak dari aksi begal yang disertai kekerasan ini. Aco kemudian mengajak rekannya, Firman untuk melakukan aksi begal. Firman merupakan pelaku yang membawa parang yang sebelumnay dipinjam dari Enar dan Motor daro Fataullah. Ponsel korban yang berhasil dirampas kemudian dijual kepada Irman,” terang Wahyu.

Kombes Polisi Wahyu juga menerankankan kedua pelaku begal akan dijerat dengan pasal 365 tentang pencurian dengan kekarasan ancaman 15 tahun penjara.

Aco alias Pengkong juga harus dilumpuhkan dengan timah panas pada bagian kakinya, karena berusaha melawan dan kabur saat ingin diamankan oleh Polisi. Kelima tersangka kini sudah diamankan di markas Polrestabes untuk menjalani pemeriksaan.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)