fbpx
Pasang iklan

ATKP Makassar Dituding Menutupi Kasus Kematian Aldama Putra

(Gema – Makassar) Kasus kematian dari Taruna Akademi Teknik Kesempatan (ATKP) Makassar, Aldama Putra berbuntut panjang. Pihak Kampus ATKP Makassar dituding berupaya menutupi kasus kematian putra dari anggota TNI AU, Pelda Daniel.

Hal ini disebabkan oleh pernyataan pihak kampus mengenai kematian taruna tingkat I mereka, Aldama Putra (19). Pihak ATKP menyatakan bahwa Taruana Tingkat I tersebut meninggal dunia usai jatuh dari kamar mandi.

Pihak keluarga korban merasa curiga dengan pernyataan pihak kampus, pasalnya keluarga korban menemukan sejumlah luka lebam disekujur tubuh korban.

“Kemarin pihak kampus bilang kalau anak saya meninggal karena jatuh di kamar mandi, tapi saya tidak percaya karena ada banyak luka lebam di badannya,” jelas Pelda Daniel, Ayah Korban Selasa (5/2/2019).

Hasilnya berdasarkan penyelidikan dan autopsi jenazah Aldama yang dilakukan oleh Polrestabes Makassar sangat berbeda dengan keterangan yang diberikan oleh kampus. Hasil Autopsi menunjukkan banyak luka lebam di bagian tubuh korban.

Hasil pemeriksaan 22 saksi yang berada di lokasi Aldam tewas juga menggiring polisi pada satu orang pelaku yang kini dijadikan tersangka. Muhammad Rusdi (21), Kakak Tingkat dari Aldama kini ditetapkan sebagai tersangka dan kini tengah ditahan oleh pihak Polrestabes Makassar.

“dia (Aldama Putra) tewas setelah dianiaya oleh senior-seniornya, kamus sudah perisak sebanyak 22 orang saksi dan kami tetapkan satu orang tersangka,” jelas Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, Selasa (5/2/2019).

Meninggalkan satu orang Taruna dari ATKP Makassar karena penganiayan senior bukanlah kasus pertama, tahun 2016 silam juga terjadi hal serupa yang dialami Ari Pratama. Taruna asal Trenggalek ini meninggal di kolam renang namun dengan sejumlah luka lebam dibagian tubuhnya.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)