fbpx
Pasang iklan

Ahmad Dhani Kritisi Penahanan, Ini Tanggapan PT DKI Jakarta

(Gema – Jakarta) – Untuk sementara penahanan Ahmad Dhani dipindahkan ke Rumah Tahanan Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur. Bukan tanpa alasan Dhani harus dipindahkan untuk sementara. Hal tersebut dilakukan lantaran Ia diketahui juga harus menjalankan pemeriksaan di Pengadilan Negeri Surabaya terkait dengan kasus dugaan ujaran kata ‘idiot’ kepada salah satu unsur massa tertentu.

Kendati demikian, Dhani melalui surat terbuka diketahui sempat memberikan sebuah kritisi mengenai penahanan dirinya di Rutan Medaeng tersebut. Suami dari Mulan Jameela tersebut mengungkapkan bahwa terdapat sesuatu ketetapan yang tak lazim yang didapatkannya.

“Karena saya bukan pembunuh, perampok, teroris, dan koruptor,” ungkap Dhani.

Tak hanya itu saja, musisi berusia 46 tahun tersebut juga membicarakan mengenai penetapan dirinya terkait dengan apa yang telah dikeluarkan oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

“Saya, Ahmad Dhani terpenjara karena penetapan Pengadilan Tinggi yang menetapkan saya dipenjara 30 hari. Tolong ini digarisbawahi,” tutur Dhani kemudian.

Mendengar hal tersebut, James Butar Butar selaku Wakil Humas Pengadilan Tinggi DKI Jakarta akhirnya angkat bicara dan mengatakan bahwa penahanan untuk saudara Ahmad Dhani diketahui telah sesuai dengan ketentuan yang telah berlaku selama ini. Pada tanggal 31 Januari yang lalu, Dhani juga diketahui telah mengajukan banding terkait dengan kasusnya tersebut.

Ahmad Dhani saat menjalani persidangan
Ahmad Dhani saat menjalani persidangan (kumparan.com)

“Jadi gini perkara banding apabila memenuhi Pasal 21 KUHAP ada secara objektif atau subjektif di sana yah, maka majelis hakim Tinggi yang dituju itu berwenang untuk melakukan penahanan selama 30 hari,” kata James saat ditemui di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada hari Senin (11/2/2019).

Terkait dengan pemindahan sementara Dhani ke Rutan Medaeng, James mengatakan bahwa pihaknya memang telah menerima permohonan tersebut dari Kejari Surabaya. Sehingga menurutnya tak ada masalah dengan hal tersebut.

“Karena ada hal-hal tertentu undang-undang bisa dipenuhi sehingga Pengadilan Tinggi memenuhi permohonan tersebut untuk dititipkan di rumah tahanan sana yah,” ungkap James lagi.

Oleh karena itu, Dhani akan dikembalikan ke Jakarta apabila proses persidangannya tersebut telah selesai di Surabaya. “Kalau dititipkan, kalau sudah selesai di sana, ya kembali ke sini,” tutup James.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)