fbpx
Pasang iklan

5 Orang Terkaya di Indonesia 2019; Hartono Menjadi Orang Terkaya 11 Tahun Berturut-turut

Gema.id – Forbes telah merilis daftar orang terkaya di Indonesia. Nama-nama yang mengisi daftar tersebut bukanlah nama-nama asing dan sudah sering terdengar di telinga menjadi orang terkaya di tanah air. Namun, lonjakan jumlah kekayaan mereka dari tahun ke tahun cukup menjadi perhatian.

Forbes mencatat dari 50 orang terkaya di Indonesa secara keseluruhan meningkat sebesar 78,4 triliun (5,6 miliar dollar AS) jika digabungkan jumlah kekayaan mereka menembus angka 1.884 triliun.

Hal yang menjadi pemicu peningkatan jumlah kekayaan taipan Indonesia dikarenakan saham perusahaan mereka terus mengalami penigkatan.

Baca Juga : Mengenang Ciputra, Pebisnis Ulung Raja Properti Indonesia

Hartono bersaudara, Budi Hartono dan Bambang Hartono masih menempati daftar puncak orang terkaya di Indonesia oleh Forbes. Pemilik perusahaan rokok Djarum ini berhasil mempertahankan posisinya selama 11 tahun berturut.

Selain bisnis rokok, Bank BCA juga menjadi sumber kekayaan Hartono. Saham bank swasta terbesar ini terus mengalami kenaikan 32 persen dalam kurun waktu setahun  yang menjadi pendorong, terus menambah kekayaan mereka. Saat ini kekayaan Hartono bersaudara mencapai 37 miliar dolla AS atau setara dengan  Rp522,2 triliun.

Di luar bisnis rokok kretek dan BCA, Grup Djarum juga memiliki usaha elektronika (Polytron), rumah studio produksi (Visinema Pictures), perkebunan (HPI Argo), perdagangan elektronik (Blibli.com).

Kemudian agen perjalanan daring (Tiket.com), media komunikasi (Djarum Media dengan nama Mola TV dan Super Soccer TV), makanan dan minuman (Savorita, dengan merek Yuzu), dan kopi (Sumber Kopi Prima, dengan merek Delizio Caffino).

Forbes menyusun informasi mereka berdasarkan komposisi kepemilikan saham dan informasi keuangan yang diperoleh dari keluarga dan perorangan, bursa saham, analis, dan sumber-sumber lainnya.

Berikut 5 orang terkaya di Indonesia 2019

UrutanNamaPerusahaanKekayaan
1Budi & Michael HartonoBCA, Djarum, Polytron37,3 miliar USD (Rp. 522,2 triliun)
2Keluarga WidjajaSinarmas9,6 miliar USD (Rp. 134,4 triliun)
3Prajogo PangestuBarito Pacific7,6 miliar USD (Rp. 106,4 triliun)
4Susilo WonowidjojoGudang Garam6,6 miliar USD (Rp. 92,4 triliun)
5Sri Prakash LohiaIndorama5,6 miliar USD (Rp.78,4 triliun)

Beri tanggapan