fbpx

Menurut Para Ahli Telat Bangun dapat Menyebabkan Kematian

Gema – Batalkan rencanamu untuk tidur sampai siang long weekend ini.

Godaan untuk tidak melakukan apa-apa dan berbaring saja memang susah ditepis terutama di hari libur. Banyak yang berprinsip untuk apa bangun lebih awal, toh ini kan hari libur.

Tidur sepanjang hari memang menyenangkan tapi belum tentu menyehatkan. Usahakan untuk tidak tidur sampai siang, apalagi melewati batas durasi jam tidur yang disarankan.

Biasanya banyak orang yang telat bangun karena harus begadang menyelesaikan tugas di malam hari. Kurang tidur dijadikan sebagai alasan untuk telat bangun. Padahal, menurut para ahli bukan hanya kurang tidur, terlalu banyak tidur juga dapat menyebabkan kematian.

Orang yang bangun kesiangan cenderung memiliki jam tidur lebih dari 8 jam terutama saat hari libur. Sementara Dr. Daniel Kripke berpendapat bahwa durasi tidur yang dianjurkan adalah 6,5 jam setiap malam.

Dilansir dari Dailymail.uk, sebuah study yang dirilis oleh University of California melaporkan bahwa tidur lebih dari 8 jam meningkatkan resiko stroke, gagal jantung bahkan kematian.

Para peneliti juga masih mendiskusikan hasil temuan lainnya yakni individu yang tidur 8 jam sehari memiliki resiko kematian lebih tinggi dibanding yang tidur 7 jam saja.

Nah, untuk kamu yang harus begadang setiap malam karena tuntutan pekerjaan jangan panik dulu. Justru para penderita insomnia memiliki resiko kematian yang lebih rendah.

Tidur siang justru sangat disarankan karena dapat menurunkan tekanan darah, mencegah penyakit jantung, menambah daya ingat dan memberikan efek relaksasi. Sehingga ada baiknya kamu bangun lebih awal dan memanfaatkan waktu tidur siang untuk mengganti kurangnya jam tidurmu semalam.

Beri tanggapan