fbpx

Keluarga Dan Sahabat Cristiano Ronaldo Sebut FIFA Dimasuki Mafia

(Gema – Lisbon) Kegagalan Cristiano Ronaldo memenangi titel Ballon d’Or tahun ini tak serta-merta membuat keluarga dan para sahabatnya rela begitu saja. Saudara perempuan CR7 julukan Ronaldo itu malah menuding FIFA selaku pemberi penghargaan telah dimasuki oleh mafia dan sejumlah kepentingan.

“Sayangnya dunia ini kita hidup dalam korupsi, mafia, dan kepentingan uang,” kata Elma Aveiro di media sosial.

“Kekuatan Tuhan lebih besar dari semua yang busuk ini. Tuhan mungkin mengambil waktunya, tapi dia tidak gagal,” ungkapnya.

Kekecewaan yang sama juga dirasakan oleh sahabat Ronaldo, Miguel Paixao. Ia mengatakan bahwa Ronaldo layak meraih titel Ballon d’Or keenamnya, setelah melewati musim yang fantastis bersama Los Blancos julukan Real Madrid, dan tim nasional Portugal. CR7 juga mencetak gol terbanyak musim lalu dengan total 54 gol resmi, jumlah yang tidak dicapai oleh pemain-pemain lainnya.

“Ini merupakan kurangnya rasa hormat terhadap orang yang benar-benar melakukan yang terbaik, untuk sekali lagi dianggap yang terbaik,” ujar sahabat Ronaldo itu.

“Lebih dari itu, saya orang yang adil dan tidak melupakan fakta. Dia pencetak gol terbanyak di Liga Champions untuk tahun keenam berturut-turut dengan 15 gol,” tambahnya.

Bukan hanya itu, sambung Paixao, Ronaldo juga telah memenangkan Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, Piala Super UEFA, dan Piala Super Spanyol.

“Dia menjadi pemain pertama di dunia yang melewati angka 400 gol di lima liga top Eropa. Dari semua kandidat, tidak ada yang memiliki awal yang baik, dengan gol, assist dan penampilan hebat,” kata Paixao.

“Tidak ada argumen untuk melawan fakta-fakta ini,” tegasnya.

Messi Peringkat Lima Ballon d’Or 2018, Hal Itu Tidak Masuk Akal

Coach kepala Barcelona, ​​Ernesto Valverde sepertinya bukan orang yang senang dengan fakta bahwa Lionel Messi hanya menempati posisi kelima di ajang penghargaan Ballon d’Or pada tahun ini. Menurut Valverde hal itu tidak masuk akal. Ballon d’Or 2018 sudah menemukan pemiliknya. Pemain yang berhak memboyong trofi bola emas tersebut adalah Luka Modric.

Pemain asal Kroasia itu memang tampil baik pada tahun ini dimana Modric berhasil membawa Kroasia menjadi runner up di Piala Dunia 2018, selain itu ia juga berhasil membawa Los Blancos menjadi pemilik trofi Si Kuping Besar (Juara Liga Champions).

“Saya tidak akan membahas itu, apakah itu benar atau salah bagaimana sebuah penghargaan berakhir,” ujar pelatih Barcelona, Valverde.

“Saya pikir orang-orang yang memilihnya harus menjawab itu. Setiap orang punya pendapat sendiri. Bagi kami itu tidak masuk akal. Kami mengucapkan selamat kepada Modric atas kemenangannya,” ungkap mantan pelatih Athletic Bilbao tersebut.

Pertama kali terlempar dari Ranking tiga besar

Gagalnya Lionel Messi masuk ke ranking tiga besar di ajang penghargaan Ballon d’Or di tahun ini adalah pertama kalinya sejak tahun 2006. Dalam 10 tahun terakhir, Messi dan Ronaldo memang mendominasi ajang Ballon d’Or. Ia masing-masing memiliki lima gelar. Meski demikian, Luka Modric dinilai banyak kalangan layak memenangkan Ballon d’Or pada tahun ini.

Tetapi melihat Messi tidak masuk di ranking 3 besar memang hal itu sangat aneh. Di sepanjang sejarah tahun ini, kontribusi Messi sangat banyak utamanya bagi Barcelona dimana ia memberikan dua gelar untuk tim itu di tahun 2018.

Beri tanggapan