fbpx

Tips Menyimpan Sikat Gigi yang Benar agar Terhindar dari Kuman

Gema – Salah satu aktivitas yang wajib dilakukan dalam sehari-hari yaitu menyikat gigi. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi. Namun, tak sedikit orang yang tidak memperhatikan kebersihan sikat giginya. Hal tersebut dilihat dari cara menyimpannya setelah digunakan. Sikat gigi merupakan benda yang sangat rentan terkena kuman. Untuk itu, sikat gigi perlu dijaga kebersihannya. Berikut beberapa tips yang dapat anda terapkan.

1. Hindari menyimpan sikat gigi di dekat toilet

Kebiasaan menyimpan sikat gigi di wastafel atau dekat toilet sebaiknya dihindari. Area tersebut sangat rentan terhadap kuman penyebab penyakit, sisa kotoran dan air sisa mandi. Air toilet bisa saja terciprat sejauh 2 meter ke segala arah. Seorang professor dan ahli mikrobiologi dari University of Arizona College of Public Health, Charles Gerba, Ph.D menemukan bahwa bakteri dan virus dari toilet bisa saja menempel di seluruh area permukaan kamar mandi. Bakteri tersebut adalah bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jadi jika anda menyimpannya di area dekat toilet maka sela-sela bulu sikat gigi akan terkontaminasi bakteri dan bahkan mengendap dalam waktu yang lama.

Sama halnya juga ketika anda menyimpannya di wastafel. Cipratan air dari wastafel yang merupakan air sisa sabun atau air kotor bisa saja terciprat ke sikat gigi.

2. Pisahkan sikat gigi Anda dari sikat gigi orang lain

Rongga mulut bisa menjadi sarang berkembangnya mikroorganisme. Bakteri-bakteri tersebut bisa membahayakan kesehatan anda. Ketika anda menggunakan sikat gigi maka disitulah terjadi rposes penularan mikroorgansme dai orang lain.

Simpanlah sikat gigi anda dengan benar. Pisahkan dengan sikat gigi orang lain, meskipun anggota keluarga anda. Sikat gigi saling bercampur akan membuat bulunya saling menempel dan akhirnya terkontaminasi satu sama lain. Hal tersebut berisiko terjadinya perpindahan bakteri.

Sama halnya juga bila anda berbagi sikat gigi dengan orang lain. Kebiasaan menggunakan sikat gigi bersama dapat menyebabkan terjadinya kontaminasi silang. Kontaminasi ini memicu terjadinya perpindahan bakteri yang berujung infeksi. Hal tersebutlah jika dibiarkan terus menerus maka akan terjadi penularan penyakit.

3. Letakkan sikat gigi di tempat terbuka

Kebanyakan orang meletakkan sikat gigi di area tertutup seperti di dalam lemari atau juga banyak yang enutup ujung sikat giginya. Tempat yang tertup akan membuat bulu sikat gigi menjadi lembap. Tempat yang lembap bisa menjadi sarang berkembangnya bakteri. Alasan menutup sikat gigi agar tidak terkontaminasi bakteri yang ada di toilet. Namun sebenarnya, kebiasaan ini sebaiknya diubah.

Menurut ahli kebersihan gigi dan juga pemilik rumah sakit gigi di Alberta, Jacki Blatz mengatakan bahwa kebiasaan menyimpan sikat gigi di tempat tertutup malah akan memperparah sakit Anda bila Anda sedang flu, sariawan dan sakit tenggorokan.

Untuk itu, sebaiknya simpanlah sikat gigi Anda di cangkir gantung di area terbuka dengan sirkulasi udara yang baik.

4. Posisikan sikat gigi menghadap ke atas

Sikat gigi sebaiknya disimpan dengan posis menghadap ke atas, dimana bulu sikat gigi yang mengarah ke arah. Cara menyimpan seperti ini agar bulunya tidak terkontaminasi bakteri secar langsung dan dapat terkena udara. Selain itu, cara ini juga dapat mengalirkan sisa-sisa air yang ada di sela-sela bulu sikat gigi sehingga tidak lembap.

5. Rutin ganti sikat gigi

Hal yang paling ppenting juga diperhatikan yaitu waktu penggunaan sikat gigi. Sebaiknya rutinlah mengganti sikat gigi anda setiap 3 bulan sekali. Namun jika anda menemukan bulu sikat gigi sudah rusak atau melebar sebelum 3 bulan, sebaiknya gantilah dengan sikat gigi yang baru segera. Bulu sikat gigi yang sudah melebar tidak bekerja efektif lagi dalam membersihkan rongga mulut.

Kondis yang lain yaitu ketika anda sudah terkena flu, batuk, sariawan ataupun penyakit mulut lainnya, sebaiknya segera ganti sikat gigi anda. Sikat gigi yang digunakan saat sakit akan ditempeli oleh virus dan malah akan membuat penyakit muncul lagi ketika digunakan kembali.

Itulah beberapa tips yang bisa anda terapkan untuk mendapatkan mulut dan hidup yang seha. Perhatikanlah kebersihan sikat gigi anda.

Beri tanggapan