fbpx
Pasang iklan

11 Fakta Mengenai Kehidupan Artis dan Bintang Porno Jepang atau JAV Star

(Gema – Tokyo) Jepang menjadi salah satu negara yang mengatur Industri film Porno secara legal. Tidak heran jika Industri ini menjadi salah satu industri film porno yang paling besar di dunia dan mengalahkan Negeri Paman Sam, Amerika Serikat.

Meskipun sudah diatur dengan aturan yang super ketat, namun besarnya penghasilan di industri membuat banyak orang akan berusaha memenuhi syarat yang diberikan oleh pemerintah Jepang agar bisa berkecimpung di Industri ini secara legal.

Industri film porno tentu saja melibatkan wanita sebagai pelaku utama, meskipun ada genre film yang tidak melibatkan wanita, namun hampir 90 % dari seluruh film dewasa yang diproduksi menempatkan wanita sebagai tokoh central.

Ironisnya Wanita adalah mahluk yang paling tidak suka diperlakukan seperti barang, namun dalam film tersebut mereka diberi perlakuan selayaknya mesin pemuas nafsu baik bagi pria yang bermain dalam film ataupun para penonton dan pelanggan. 

Lantas bagaimana perasaan para wanita yang terlibat dalam industri ini? berikut ini testimoni dari Emiri Okazaki yang menceritakan secara gamblang kehidupan di balik hingar-bingar dunia film dewasa Jepang.

#1. Tidak Semua Wanita Miskin dan Kondisi Sosial Rendah

Beberapa wanita yang berperan dalam bintang porno berasal dari tempat-tempat porstitusi, namun tidak sedikit dari mereka adalah lulusan universitas ternama dan keluarga kaya raya di Jepang. 

Alasannya terjun ke dunia Japanese Adult Video juga berbagai macam, mulai dari tidak punya pekerjaan lain, butuh uang untuk melanjutkan sekolah dan tergiur dengan penghasilan yang besar dan relative mudah.

Saori Hara Artis Bintang JAV Siswi dan Pelajar Jepang rok mini
Saori Hara

#2. Hanya Karena Penasaran

Tidak sedikit gadis yang terlibat dalam industri ini karena butuh uang saku, namun tidak sedikit dari mereka yang hanya karena ingin mencoba karena rasa penasaran saja.

Emiri sendiri pada awalnya adalah seorang model dan artis yang tidak begitu populer. Motiviasinya ingin menjadi bintang film porno karena ingin popular dan tentu saja ingin punya banyak harta.

Model seksi Jepang
Emiri Okazaki


#3. Pembuatan film yang sangat profesional

Berbeda dengan video porno Indonesia yang kebanyakan dibuat dalam ukuran kecil dan cenderung ke arah skandal dari pada sebuah produksi professional, JAV merupakan industri film porno profesional.

Sebelum pengambilan gambar dimulai, tim harus mengadakan meeting dengan direktor dan berdiskusi mengenai jalannya cerita. Setelah mendengarkan penjelasan mengenai scene demi scenenya, tim akan menanyakan kepada bintang JAV atau artisnya akan kesanggupan menjalani syuting.

Saat hari H tiba, artis akan dijemput oleh manajer sekitar pukul 7 pagi, lalu ketika artis sampai ke Studio, ia akan menyapa seluruh kru film. Proses make up akan berjalan sampai dua jam, lalu setelah semuanya siap, proses Syuting dimulai.

Ria Sakurai Artis Bokep Imut dan lucu manis
Ria Sakurai

#4. Proses Syuting berlangsung selama 2 Hari

Proses syuting berlangsung lama karena disesuaikan dengan adegan yang telah disepekati. Biasanya akan menghabiskan waktu satu harian, mulai dari jam 7 pagi sampai jam 4 pagi, namun terkadang juga berlangsung dua hari.

Dalam edisi Spesial biasanya artis akan menghabiskan waktu satu pekan untuk mengambil banyak scene dan tema dalam satu film. Misalnya liburan atau perayaan wisata.

Belahan dada Seksi Ameri Ichinose
Ameri Ichinose

#5. Bintang Porno yang terkenal bisa Bermain dengan 28 judul film Sebulan.

Untuk proses pembuatan film, biasanya memakan satu dua hari, namun untuk bintang porno yang sudah memiliki dan terkenal, seperti Maria Ozawa, Sora Aoi, Saori Hara dan selevelnya biasanya bermain sebanyak 28 judul film dalam sebulan.

Para bintang ini hanya mendapatkan jatah liburan sebanyak dua hari. Pada hari libur pun terkadang mereka akan melakukan gala fans, jadi sama saja tidak punya libur. Bisa dibayangkan betapa lelahnya artis wanita dalam industri film dimana.

Rin Sakuragi Bintang Panas Jepang yang pernah ke Indonesia
Rin Sakuragi

#6. Tidak merasa Enjoy dan Menangis

Tentu saja tidak ada perempuan yang ingin diperlakukan seperti barang yang bisa dipakai kapan saja dan dipertontonkan. Hal yang sama juga dirasakan oleh Emiri, terutama saat bermain dalam film perdananya.

Perasaan campur aduk, merasa hina namun butuh bersatu dalam diri. Pada akhir pembuatan film perdananya, Emiri Okazaki menangisi dirinya dan merasa sangat hina.Didera perasaan campur aduk, banyak dari mereka yang menangis di tengah proses syuting.

Emiri juga menjelaskan jika banyak dari para artis ini menangis bahkan ditengah proses syuting berlangsung. Merasa bersalam ditonton oleh banyak orang ketika melakukan hubungan seksual karena kontrak. 

Banyak artis yang merasa khawatir dengan orang tua mereka karena telah membuat keputusan tersebut, namun tidak mungkin mereka berhenti di tengah syuting dan kontrak yang ketat.

Sora Aoi artis cantik dan manis dan hot manis
Sora Aoi

#7. Dikucilkan Kerabat dan Keluarga.

Meskipun menjadi salah satu industri yang sudah sangat besar di Jepang, namun tidak semua orang menerima keberadaan bintang Porno. Pekerjaan ini masih dianggap tabu dan pekerjaan hina. 

Keluarga Emiri Okazaki pun pecah kongsi dengan kuputusan dirinya. Ibu kandung Emiri tidak ingin mengakui dirinya sebagai anaknya, lalu memblokir dirinya selama 6 bulan dan tidak mengizinkan dirinya pulang ke rumah.

Pacar Emiri juga sangat terkejut dengan keputusan pacarnya tersebut, Sang kekasih lantas marah besar dan ingin membunuh Emiri lalu bunuh karena tidak sanggup menerima kenyataan.

Namun secara mengejutkan, Ayah Emiri mendukung keputusan yang telah diambil oleh anaknya.

#8. Regenerasi dan Bintang Porno Muda berdatangan

Karena godaan yang yang banyak, hasilnya banyak gadis-gadis jepang yang mencoba peruntungan menjadi pemain film porno, bahkan ada agensi yang menawarkan jasa kursus agar para pendatang baru lebih siap menjalani banyak genre di industri ini.

Mungkin awalnya uang akan datang denganmudah, namun kemudian artis pendatang baru datang membuat penjualan Video artis lama jadi menurun dan lama-lama jadi tidak laku lagi. 

Sang artis kemudian akan coba diorbitkan dengan genre yang lebih keras dimana banyak bintang muda belum berani mencoba, dan akhirnya sang bintang mulai kehilangan cahaya dan terlupakan.

Yua Aida Bokong indah dan seksi Artis Jepang
Yua Aida

#9. Genre film sampai Ribuan

Film Porno jepang tidak serta merta menyajikan adegan ranjang semata, pada akhir awal dekade 2011, genre dan cerita mulai ditambahkan ke dalam film untuk membuat fantasi penonton semakin liar. 

Genre tersebut mulai bertema sekolah, seperti skandal guru dan murid, pemerkosaan guru, pemerkosaan siswa di jalan, sampai genre terjebak dalam lift dan ketiduran di jalan.

Miku Ohashi artis cantik jepang pakai Rok Mini Seksi
Miku Ohashi

#10. Kehidupan yang Jauh berbeda dengan kehidupan Nyata

Dalam pembuatan film porno, seluruh detil dari pose, gerakan bahkan desahan menjadi hal yang akan dipertimbangkan dalam perekaman, Angel kamera akan diarahkan pada posisi yang palling bagus.

Namun jangan anggap seluruh bintang porno wanita jago dalam menjalani kehidupan seks normalnya. Bintang Porno hanya jago dalam hal “Presentasi” saja. 

Aino Kishi siswi jepang pakai Rok Mini
Aino Kishi

#11. Penghasilan yang cukup besar

Para pendatang baru, cukup mudah karena kontrak dan panggilan syuting yang jarang. Biasanya sebulan hanya menjalani satu sampai dua kali film dengan bayara rata-rata 10.000 dollar sebulan.

Bagi pendatang baru yang sudah memiliki nama, seperti mantan model atau grup band terkenal misalnya AKB 48 tidak jarang mendapatkan bayaran sampai 100.000 $ dengan pertimbangan banyaknya penggemar asli yang menunggu idolanya telanjang dan didepan kamera.

Tsubasa Amami cewek manis dan seksi
Tsubasa Amami

Kendati mendapatkan banyak kekayaan Materi, namun Emiri Okazaki memutuskan untuk berhenti dalam industri ini dan menyatakan sangat menyesal pernah bergabung dalam industri JAV.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)